Rabu, 16 Mar 2022 15:15 WIB

6 Penyebab Kanker Melanoma, Waspadai Tahi Lalat yang Tak Wajar!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
tahi lalat Penyebab kanker melanoma, ilustrasi tahi lalat (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker kulit melanoma terjadi ketika sel-sel yang memproduksi melanin (melanosit) mengalami mutasi dan perubahan. Akibatnya, sel-sel tersebut tumbuh secara tak normal sehingga berkembang menjadi kanker. Lantas, apa penyebab kanker melanoma?

Penyebab melanoma sebenarnya tak diketahui secara pasti, namun sebagian ahli menduga akibat paparan radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan.

Melanoma diklaim sebagai menjadi kanker paling umum ketiga yang didiagnosis di Australia pada tahun 2020, juga Selandia Baru yang memiliki tingkat insiden melanoma tertinggi di dunia.

Kanker kulit ganas ini lebih sering didiagnosis pada pria daripada wanita. Risiko didiagnosis melanoma pada usia 85 adalah 1 dari 13 untuk pria dibandingkan dengan 1 dari 21 untuk wanita.

Penyebab Kanker Melanoma

Selain radiasi ultraviolet (UV), masih ada lagi penyebab kanker melanoma yang perlu diwaspadai sejak dini. Dikutip dari Cancer Council, Rabu (16/3/2022), ini sejumlah penyebab kanker melanoma:

  • Kulit terbakar sinar matahari
  • Memiliki banyak tahi lalat (naevi) - lebih dari 50 di tubuh dan lebih dari 10 di atas siku di lengan
  • Peningkatan jumlah tahi lalat yang tidak biasa (naevi displastik)
  • Sistem kekebalan yang lemah
  • Faktor genetik
  • Pernah memiliki kanker kulit melanoma atau non-melanoma sebelumnya

Pencegahan Kanker Melanoma

Selain mengetahui penyebab kanker melanoma, masyarakat juga perlu tahu cara pencegahannya sejak dini agar terhindar dari risiko terkena kanker ini. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini caranya.

1. Hindari sinar matahari di tengah hari.

Disarankan untuk menghindari keluar ruangan pada jam 10 pagi dan 4 sore. Hal ini disebabkan lantaran sinar matahari paling kuat di antara kedua waktu tersebut.

Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya bahwa penyebab kanker melanoma bisa dari sinar matahari, usahakan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan pada jam 10 pagi dan 4 sore.

2. Gunakan tabir surya

Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan pada cuaca mendung. Aplikasikan setiap dua jam atau lebih sering jika seseorang sedang berenang atau berkeringat.

3. Kenakan pakaian pelindung

Gunakan pakaian gelap untuk menutupi kulit lengan dan kaki. Bisa juga gunakan topi bertepi lebar untuk memberikan perlindungan lebih.

4. Hindari penggunaan lampu tidur

Hindari penggunaan lampu tidur yang berlebih lantaran dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

5. Kenali kulit apabila ada perubahan

Periksa kulit sesering mungkin untuk mengetahui pertumbuhan kulit atau perubahan pada tahi lalat. Pasalnya, cara ini berguna untuk mendeteksi kanker melanoma sejak dini.

Jadi guys, salah satu penyebab kanker melanoma adalah munculnya banyak tahi lalat. Apabila mengalami hal ini, segera periksakan ke dokter untuk dicek lebih lanjut.



Simak Video "Penggunaan Ganja Medis Juga Punya Risiko, Apa Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)