Ini Perbedaan Status Pandemi, Endemi, dan Epidemi

ADVERTISEMENT

Ini Perbedaan Status Pandemi, Endemi, dan Epidemi

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Minggu, 20 Mar 2022 12:30 WIB
Momen libur Natal dan Tahun Baru ini juga dibarengi dengan libur sekolah. Mulai besok, untuk anak-anak yang akan bepergian jauh dengan kereta api wajib tes PCR.
Perbedaan endemi, pandemi, dan epidemi (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Masyarakat dibingungkan dengan ramainya istilah pandemi, endemi, dan epidemi belakangan ini. Ketiganya merupakan kondisi yang berbeda dan membutuhkan perhatian yang berbeda.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana meliputi daerah geografi yang luas.

Istilah ini memang dipakai untuk menggambarkan seberapa jauh suatu penyakit yang telah menyebar dalam suatu wilayah geografis atau populasi. Selain pandemi, sebenarnya ada istilah lain yang juga berkaitan yakni endemi dan epidemi.

Dikutip dari Medical News Today, di bawah ini adalah perbedaan antara pandemi, endemi, dan epidemi

Pandemi

Seperti yang kita alami sekarang, pandemi terjadi ketika penyakit menyebar ke seluruh negara atau benua. Ditetapkan sebagai pandemi jika penyakit menyebar dengan kecepatan yang sangat tinggi, dengan kasus baru muncul setiap hari.

Pandemi lebih berisiko terjadi karena perjalanan internasional, yang kini dilakukan lebih sering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut memungkinkan transmisi cepat dari orang ke orang. Selain Covid-19, sejumlah penyakit yang pernah dikategorikan sebagai pandemi adalah influenza, HIV, Sindrom Pernafasan, flu babi dan COVID-19.

Endemi

Dikatakan endemi jika penyakit selalu ada di seluruh wilayah atau populasi tertentu. Prevalensi penyakit ini cukup stabil dan dapat diprediksi dari waktu ke waktu.

Contoh dari endemi adalah penyakit malaria yang terjadi di beberapa bagian Afrika. Suhu wilayah yang lebih tinggi memungkinkan nyamuk Anopheles penyebar malaria berkembang biak dan menjadi penyakit endemi di Afrika. Virus hepatitis B (HBV) juga merupakan endemi di seluruh dunia.

Epidemi

Epidemi terjadi ketika penyakit menyebar secara tidak terduga atau cepat di wilayah geografis atau populasi. Ini dapat terjadi jika penyakit endemi tiba-tiba menjadi lebih umum atau jika penyakit baru mulai menyerang di suatu wilayah.

Sejumlah penyakit berbahaya yang kini tergolong sebagai epidemi antara lain Virus Zika dan Virus Ebola. Virus Zika mulai menyerang manusia pada 1950-an tetapi tidak menyebabkan wabah pertamanya hingga 2007. Sedangkan beberapa wabah ebola di berbagai negara Afrika sejak tahun 1970-an tetapi pada tahun 2013 menjadi epidemi di Afrika Barat.



Simak Video "Indikator Negara Siap Masuk ke Fase Endemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT