Senin, 21 Mar 2022 13:30 WIB

Riset Sebut 25 Persen Anak Alami Long COVID, Begini Sederet Gejalanya

Vidya Pinandhita - detikHealth
TNI AL terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi anak demi mendukung pemerintah mengejar herd imunuty pada awal tahun  2022. Ilustrasi riset menyebut 25 persen anak pasien COVID-19 mengalami long COVID. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Penelitian menyebut seperempat anak dengan COVID-19 mengalami gejala COVID-19 berkepanjangan atau 'Long COVID'. Dalam kasus tersebut, gejala COVID-19 pada anak bertahan selama 4-12 minggu.

Hal itu mengacu pada data dari 21 penelitian di Eropa, Asia, Australia, dan Amerika Selatan. Disebutkan, di antara 80.071 anak yang terpapar virus Corona, 25 persen mengalami gejala berkepanjangan. Pada beberapa kasus, gejala persisten baru muncul dalam 12 minggu.

Hingga kini, penelitian tersebut masih membutuhkan tinjauan sejawat lebih lanjut. Akan tetapi, data penting dalam riset tersebut diyakini menjadi bekal informasi terkait gejala COVID-19 berkepanjangan.

"Hingga saat ini, fokus utamanya ditujukan pada fase akut penyakit ini," kata penulis studi tersebut, dikutip dari Euro News, Senin (21/3/2022).

"Namun, begitu fase akut COVID-19 berakhir, banyak orang mengalami gejala COVID-19 yang melemahkan selama berbulan-bulan yang memerlukan perhatian medis tambahan dan tindak lanjut," sambungnya.

Diketahui, gejala berat COVID-19 lebih jarang terjadi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Namun, sejumlah penelitian yang ada menunjukkan anak-anak dapat mengalami imbas serius beberapa pekan setelah terinfeksi virus Corona, seperti long COVID dan sindrom inflamasi multisistem (MIS-C).

Pada Oktober 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan COVID-19 yang lama (long COVID) umumnya terjadi tiga bulan sejak awal terkena COVID-19.

Lebih lanjut, peneliti menjabarkan lima gejala long COVID paling umum pada anak-anak dan remaja berupa:

  • Gejala suasana hati sebesar 16,5 persen
  • Kelelahan sebesar 9,7 persen
  • Gangguan tidur sebesar 8,4 persen
  • Sakit kepala sebesar 7,8 persen
  • Gejala pernapasan sebesar 7,6 persen

Di samping itu, gejala lain yang sering dilaporkan termasuk hidung tersumbat, kehilangan napsu makan dan perubahan bau, serta gejala kognitif berupa konsentrasi dan kelemahan memori.



Simak Video "Dokter Beberkan Gejala Covid-19 yang Kini Sering Muncul Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)