ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Mar 2022 17:32 WIB

Diplopia Marc Marquez Kumat Lagi usai Crash Horor Mandalika, Penyakit Apa Itu?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 06: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team looks on in box during the MotoGP of Styria - Free Practice at Red Bull Ring on August 06, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez. (Foto: (Getty Images/Mirco Lazzari ))
Jakarta -

Rider Repsol Honda Marc Marquez curhat mengalami masalah pada matanya sekembalinya ia dari perhelatan MotoGP di Mandalika. Marc Marquez juga kala itu absen karena mengalami kecelakaan saat sesi warm up di sirkuit Pertamina Mandalika.

"Saya seperti deja vu, saat perjalanan pulang ke Spanyol, mata saya terasa tidak nyaman, dan kami memutuskan untuk menemui Dr Sanchez Dalmau, yang mengatakan saya mengalami diplopia lagi," tulis Marc Marquez dikutip di akun media sosialnya, Selasa (23/3/2022).

[Gambas:Instagram]



Pebalap yang dijuluki Baby Alien itu melanjutkan kondisinya saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Namun ia tetap membutuhkan observasi dan istirahat untuk memulihkan kondisinya.

Masalah penglihatan yang dialami Marc Marquez bukan hal yang baru. Pada November 2021 silam, ia juga mengeluhkan gangguan pada mata yang membuatnya absen di MotoGP Valencia. Keluhan ini muncul karena gegar otak ringan yang ia alami usai kecelakaan.

Marquez saat ini ditangani oleh ahli optambologi yang juga merawatnya ketika mengalami keluhan diplopia di tahun lalu. Kala itu, dr Sanchez mengatakan ada masalah pada saraf Marquez sehingga membuatnya mengalami diplopia.

"Dan didapati kelumpuhan di saraf kanan keempat dengan melibatkan otot oblique superior sebelah kanan," jelas dr Sanchez kala itu.

Apa itu diplopia?

Dikutip dari WebMD, diplopia adalah kondisi ketika mata melihat dua bayangan dari satu benda yang sama. Istilah lain untuk kondisi ini adalah penglihatan ganda. Bisa terjadi pada satu mata saja, bisa juga dua-duanya.

Penyebabnya bisa karena masalah pada saraf, otak, atau kerusakan pada lensa mata.



Simak Video "KuTips: Do's & Don'ts Memainkan Singing Bowl Buat Healing"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT