Rabu, 23 Mar 2022 05:00 WIB

5 Kesalahan Sikat Gigi yang Tanpa Sadar Sering Dilakukan

Rosiana Putri Muliandari - detikHealth
Anak dan ibu saling menggosok gigi Foto: Thinkstock
Jakarta -

Tanggal 20 Maret diperingati sebagai Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia. Namun ternyata, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, 57,6 persen penduduk Indonesia yang mengalami masalah gigi dan mulut dan keluhan terbesarnya adalah gigi berlubang dan gusi bengkak.

"Berbagai faktor yang menyebabkan masalah gigi dan mulut masih terjadi. Mulai dari kurangnya kesadaran [kesehatan gigi], rasa enggan, dan kesulitan akses ke tenaga profesional," jelas Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Indonesia, pada konferensi pers, Selasa (22/3/2022).

Dikutip dari WebMd, ini 5 kesalahan menyikat gigi lainnya yang masih sering dilakukan.

1. Salah memilih sikat gigi

Kualitas bulu dan ukuran sikat gigi menjadi hal yang penting untuk diingat. Banyak dokter gigi yang setuju bahwa bulu sikat gigi yang halus lebih efektif untuk membersihkan gigi daripada bulu yang keras. Bulu yang lembut itu juga dapat membersihkan plak gigi yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

2. Menyikat terlalu keras dan terburu-buru

Sangat tidak disarankan untuk menyikat gigi terlalu keras atau agresif. Hal ini akan menyebabkan kerusakan pada gigi seperti kerusakan lapisan email gigi atau lapisan luar pelindung gigi. Selain itu, 2 menit merupakan waktu menyikat yang tepat agar gigi bersih dengan benar, tidak disarankan kurang atau lebih dari durasi tersebut.

3. Lupa mengganti sikat gigi

Ini dapat menjadi kesalahan yang sering dilakukan. Sikat gigi dianjurkan untuk diganti setiap 3 atau 4 bulan setelah penggunaan. Ini dikarenakan kualitas bulu pada sikat gigi akan menurun. Jika bulu sikat gigi sudah kotor, warnanya memudar, dan bengkok, sudah saatnya mengganti sikat gigi tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cara Kerja Mesin Suction Gigi GL Dexin+ yang Diklaim Cegah Penyebaran Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]