Rabu, 23 Mar 2022 09:00 WIB

Konsultasi Kesehatan

Jadi Sering BAB Usai Positif COVID-19, Apakah Efek dari Virus Dok?

Firdaus Anwar - detikHealth
fakta seputar buang air besar Sering buang air besar usai kena COVID-19, efek virus? (Foto ilustrasi: thinkstock)
Jakarta -

Pertanyaan:

Lima hari yang lalu saya dinyatakan positif COVID-19 enggak tahu varian apa. Memang sebelumnya saya mengalami gejala demam tinggi, pusing, tenggorokan gatal, flu, dan sakit pada persendian.

Setelah 5 hari isoman, demam sedikit turun, tenggorokan masih gatal cuma sekarang ada masalah di perut saya. Mules sampai buang air besar (BAB) sehari bisa beberapa kali seperti orang masuk angin. Yang saya mau tanya apa sakit perut tersebut reaksi dari Omicron?

Yudi Rusmayadi (Pria)

Jawaban

Halo, Bapak Yudi. Terima kasih untuk pertanyaannya. Secara umum COVID-19 yang bergejala didominasi oleh keluhan demam, batuk, sesak napas, dan kehilangan sensasi penciuman atau perasa. Nah, hampir sepertiga pasien juga mengalami keluhan pada saluran pencernaan.

Keluhan saluran pencernaan pada pasien COVID-19 yang bergejala antara lain: hilangnya nafsu makan, diare, mual muntah, dan nyeri perut. Studi menemukan bahwa hal ini salah satunya dapat diakibatkan karena virus SARS-CoV2 menargetkan reseptor ACE2 dari sel tubuh yang banyak sekali terdapat di saluran cerna sehingga berdampak keluhan saluran pencernaan.

Jadi, bukan hanya varian Omicron saja yang menimbulkan masalah pada pencernaan Bapak. Memang secara umum gejala COVID-19 dapat mengakibatkan permasalahan di saluran pencernaan.

Semoga kondisi Bapak segera membaik dan dapat segera kembali beraktivitas.

dr Hikmat Pramukti, SpPD
Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Pondok Indah - Pondok Indah

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)