Nasib Vaksin Merah Putih, Keburu 'Herd Immunity' Baru Dapat Izin BPOM

ADVERTISEMENT

Nasib Vaksin Merah Putih, Keburu 'Herd Immunity' Baru Dapat Izin BPOM

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 24 Mar 2022 12:30 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin hadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR. Raker itu membahas pengeluaran pemerintah terkait belanja di sektor kesehatan
Menkes mengungkap nasib vaksin Merah Putih. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap nasib vaksin Merah Putih yang diprediksi baru bisa mendapat izin penggunaan darurat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) September 2022 mendatang. Vaksin tersebut dipastikan Menkes tak bakal berakhir sia-sia jika program vaksinasi pemerintah sudah rampung.

Ada dua vaksin COVID-19 buatan anak bangsa yang diperkirakan berizin BPOM dalam waktu dekat yakni vaksin Merah Putih kerja sama Unair dan PT Biotis serta vaksin Merah Putih Bio Farma kerja sama Baylor College of Medicine, Amerika Serikat.

"Mereka baru bisa, kalau saya lihat jadwal-nya di BPOM keluar EUA-nya Agustus dan September, jadi kemungkinan besar program vaksinasi primer kita sudah selesai," terang Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (23/3/2022).

"Nah sekarang kita mau commit, jadi kita tetap bantu teman-teman Kemenkes RI walaupun penelitian-nya pindah ke BRIN ya, tapi Kemenkes tetap mengalokasikan dana 192 miliar untuk mendukung uji klinis mereka berdua," sambung dia.

Dana tersebut disiapkan meski sudah ada persetujuan dukungan riset dengan BRIN. Menkes menegaskan hal ini untuk berjaga-jaga jika prioritas BRIN berubah.

"Kemudian yang kedua kita sudah mendapatkan clearance dari bapak Presiden setidaknya kita bisa beli untuk donasi ke luar negeri jadi ada kepastian untuk mereka memproduksi," sambung Menkes.

Namun, tantangan untuk bisa mendonasikan vaksin COVID-19 buatan Tanah Air wajib melalui proses izin darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Karenanya, proses pembuatan vaksin COVID-19 Merah Putih dipastikan Menkes mengacu pada standar internasional.

Simak juga 'Kemenkes Sambut Baik Kehadiran Vaksin Merah Putih':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT