Hilang Nafsu Makan Bisa jadi Pertanda Depresi Pasca Melahirkan

ADVERTISEMENT

Hilang Nafsu Makan Bisa jadi Pertanda Depresi Pasca Melahirkan

Tasya Kania Azzahra Choerunisa - detikHealth
Sabtu, 26 Mar 2022 14:31 WIB
ilustrasi depresi pasca melahirkan
Gejala depresi pasca melahirkan. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Depresi pasca melahirkan atau postpartum depression adalah sebuah masalah kesehatan mental yang bisa dirasakan oleh ibu yang baru melahirkan.

"Postpartum depression itu depresi yang sedang atau berat setelah melahirkan, biasanya muncul setelah dua belas minggu melahirkan, kalo anak sudah satu tahun itu bukan postpartum depression, tapi gangguan mental lainnya," jelas psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, di program e-life detikcom.

Berbeda dengan baby blues, depresi pasca melahirkan ini akan lebih berat dan kebanyakan ibu jarang menyadari tentang masalah ini.

Penyebab dari depresi pasca melahirkan ini juga terbentuk dari beberapa faktor seperti faktor biologis, psikologis, sosial, dan cara mengatasi masalah yang tidak tepat.

Gejala dari postpartum depression sering tidak dilihat oleh orang lain, tetapi ada kesadaran tersendiri. Salah satu tanda ibu mengalami depresi pasca melahirkan adalah hilangnya nafsu makan.

"Dilihat juga dari nafsu makannya seperti apa, sering terjadinya si ibu hanya berpikir yang penting makan aja, deh, itu adalah tanda-tanda postpartum depression," tuturnya.

Kehilangan nafsu makan ini juga bisa menjadi salah satu faktor dari depresi pasca melahirkan yaitu Si Ibu tidak termotivasi dan kehilangan minat pada apapun.

"Si Ibu kehilangan minat dalam segala hal, bukan karena mengurus bayi. Bahkan, saat bayinya sedang tidak kenapa-kenapa atau sedang digendong orang lain, ibu tersebut nggak punya minat," tambah Anna.

Namun, gejala apapun yang mengarah ke masalah kesehatan mental tetap harus di diagnosis oleh psikolog atau psikiater.

"Tetap penting untuk tidak melakukan diagnosis mandiri, tapi harus oleh para ahli. Namun, kita tetap bisa mengenali (gejala postpartum depression),'" tutupnya.

Depresi pasca melahirkan ini akan menjadi bahaya bila tidak ditangani secara cepat, karena akan berlanjut ke gangguan kesehatan mental yang lain. Jika seorang ibu mengalami depresi selama lebih dari dua belas minggu, sebaiknya cepat konsultasi ke dokter kandungan, psikolog, atau psikiater.



Simak Video "3 Tips Menjaga Kesehatan Mental Menurut WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(Tasya Kania Azzahra Choerunisa/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT