Selasa, 29 Mar 2022 06:00 WIB

Round Up

Will Smith Tampar Chris Rock, Pelajaran Berharga Soal Joke Nir-empati

Rosiana Putri Muliandari - detikHealth
Jakarta -

Tamparan Will Smith ke Chris Rock di Oscar 2022 mendapat sorotan dari psikolog. Reaksi Smith tidak tepat di satu sisi, tapi di sisi lain joke Rock memang tidak empathetic.

Untuk diketahui, komedian Chris Rock dalam joke-nya mengungkit penampilan Jada Pinkett Smith, istri Will Smith, yang botak karena mengidap alopecia. Ini adalah kondisi autoimun yang memicu kerontokan rambut yang sangat parah.

Will Smith tak terima, lalu naik panggung dan menampar Chris Rock lalu memintanya untuk tidak lagi mengungkit istrinya. Chris Rock mengiyakan, lalu melanjutkan pembacaan nominasi.

Psikolog Veronica Adesla dari Ohana Space menilai ketersinggungan Will Smith adalah hal yang wajar, mengingat joke Chris Rock menyinggung hal yang sentimental. Bukan hanya bagi Jada Smith, tapi juga pengidap alopecia yang lain.

"Apakah etis yang dilakukan Chris Rock dengan menjadikan kondisi Jada sebagai bahan gurauan? Jawaban saya itu tidak etis, karena tampak tidak empathetic, tidak mempertimbangkan bahwa hal tersebut adalah issue yang sentimental untuk Jada dan Will Smith dan keluarga," jelas Vero, sapaannya, pada detikcom, Senin (28/3/2022).

Yang tidak wajar adalah reaksi Will Smith yang memilih menggunakan kekerasan dalam acara yang dipertontonkan ke publik di seluruh penjuru dunia. Menurut Vero, ada teknik untuk mengontrol amarah agar hal itu bisa dihindari.

"Namun demikian, apakah bisa dipahami mengapa ia [Will Smith] melakukan hal tersebut? Jawaban saya adalah apa yang dilakukannya sangat bisa dipahami," kata Vero.

Next: Teknik mengendalikan amarah.

Selanjutnya
Halaman
1 2