Selasa, 29 Mar 2022 06:57 WIB

Diduga Diracun Senjata Kimia, Roman Abramovich Alami Gejala Ini

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta -

Bos Chelsea Roman Abramovich diduga keracunan senjata kimia bersama sejumlah delegasi perundingan damai Ukraina-Rusia. Abramovich mengalami beberapa gejala yang mengindikasikan hal tersebut.

"Inflamasi pada mata dan kulit, serta nyeri menusuk di mata," tulis kelompok jurnalis investigatif Bellingcat, dikutip dari BBC.

Gejala-gejala tersebut disebut 'konsisten dengan keracunan senjata kimia'.

Meski demikian, kondisi Abramovich dan para negosiator dilaporkan membaik sejak insiden terjadi pada 3 Maret. Saat ini bahkan sudah pulih dan melanjutkan negosiasi.

Sementara itu, seorang pejabat mengklaim gejala tersebut lebih berkaitan dengan faktor lingkungan dibanding senjata kimia. Sumber lain meyakini, racun diberikan di bawah dosis letal sebagai bentuk peringatan.

Dikutip dari Skysports, Abramovich mengalami sejumlah gejala usai pembicaraan dampai Rusia-Ukraina. Bersama dengan dua pejabat Ukraina, Abramovich mengalami mata merah, nyeri yang konstan dan menyakitkan, kulit mengelupas di wajah dan tangan, dan gangguan penglihatan. Gejala ini konsisten dengan keracunan 'nerve agent'.

Pakar senjata kimia menyakini hal ini sebagai penggunaan chemical agent yang disengaja. Tidak diketahui siapa pelakunya, dan sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.

(up/up)