Apakah Asam Lambung Mematikan? Begini Penjelasan Dokter

ADVERTISEMENT

Apakah Asam Lambung Mematikan? Begini Penjelasan Dokter

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 01 Apr 2022 15:07 WIB
Asian beautiful women feel menstrual cramps and stomachache after menstruation.Hand holding stomach and belly after taking a medication.Problem and disorder of female body.
Apakah Asam Lambung Mematikan? (Foto: Getty Images/iStockphoto/bunditinay)
Jakarta -

Apakah asam lambung mematikan? Pertanyaan ini kerap dicari oleh sejumlah masyarakat yang mengidap penyakit asam lambung. Ditambah lagi banyak beredar informasi terkait kematian mendadak yang dikaitkan dengan asam lambung dan sakit maag.

Sebagai informasi, penyakit asam lambung merupakan asam yang mengganggu dinding lambung dan menyebabkan gangguan, seperti maag, GERD, dan penyakit perut lainnya.

"Kalau orang bilang sakit asam lambung, kemungkinan sakit akibat kelebihan asam lambung atau kondisi di mana asam lambungnya mengganggu dinding lambung yang kemudian menyebabkan gangguan, seperti maag dan segala macam," kata dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, Sp.PD KGEH, dari RS Brawijaya Depok.

Dikutip dari WebMD, Jumat (4/1/2022), asam lambung umumnya dapat terjadi apabila seseorang menerapkan pola hidup yang buruk, seperti:

  • Pemilihan makanan
  • Malas berolahraga
  • Merokok
  • Hamil
  • Obesitas
  • Mengkonsumsi obat-obatan

Lantas, apakah asam lambung mematikan? Simak penjelasan berikut.

Apakah Asam Lambung Mematikan?

dr Aru mengungkapkan bahwa hingga saat ini sakit maag atau asam lambung tidak termasuk penyakit yang menyebabkan kematian. Meskipun begitu, kondisi ini bisa menyebabkan penderitaan hingga rasa tidak nyaman yang berkepanjangan.

"Sakit maag itu bukan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian, tetapi menyebabkan penderitaan, rasa tidak nyaman yang panjang," katanya.

Menurutnya, kematian mendadak lebih mungkin dipicu oleh penyakit serius, seperti jantung.

Namun sangat memungkinkan apabila seseorang dengan masalah jantung memiliki gangguan pada sistem pencernaan akibat beberapa obat jantung yang dapat mengiritasi lambung.

"Pada beberapa kasus, karena minum obat-obatan pengencer darah, kemudian menyebabkan gangguan di lambung. Kemudian menyebabkan gangguan di lambung, kemudian lambungnya luka, perforasi, kemudian bleeding, perdarahan, bisa saja meninggal karena faktor perdarahannya," jelas dr Aru.

Pernyataan itu sejalan dengan dokter jantung dr Vito A Damay, SpJP dari RS Siloam Karawaci. Menurutnya, sakit jantung dan gangguan asam lambung sangat mungkin diidap bersamaan meski keduanya tidak saling berhubungan.

"Gangguan asam lambung tidak menyebabkan penyakit jantung, demikian pula sebaliknya," tegas dr Vito kala itu.

"Hubungannya ya paling kalau orang stres dengan pola hidupnya tidur dan makan tidak teratur maka sama sama meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan asam lambung," pungkasnya.

Jadi, apakah asam lambung mematikan? Jawabannya tidak menyebabkan kematian, namun bisa menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan.



Simak Video "Waspadai Ciri Penyakit Asam Lambung dan GERD"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT