5 Penyebab Pria Kerap Lemah Syahwat, Waspadai Ciri-cirinya!

ADVERTISEMENT

5 Penyebab Pria Kerap Lemah Syahwat, Waspadai Ciri-cirinya!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 01 Apr 2022 15:38 WIB
Injection into banana isolated on white
Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Impotensi atau dikenal dengan lemah syahwat merupakan suatu mimpi buruk bagi kaum pria. Pasalnya, kondisi ini memungkinkan para pria merasa kesulitan untuk mencapai ereksi saat berhubungan seks.

Dikutip dari Medical News Today, kesulitan ereksi tidak selalu berarti mengalami lemah syahwat jika hanya terjadi sesekali. Tetapi, jika terjadi terus-menerus bisa jadi orang tersebut mengalami disfungsi ereksi.

Studi di American Journal of Medicine mengungkapkan risiko lemah syahwat ini terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Akibatnya, bisa memicu stres, mempengaruhi kepercayaan diri, hingga mengganggu kehidupan seksual.

Penyebab Lemah Syahwat

Umumnya, lemah syahwat disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke daerah pembuluh darah tubuh. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan faktor psikologis, alkohol, merokok, obesitas, dan kondisi kesehatan terkait lainnya.

Dikutip dari Healthline, ini beberapa kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebab lemah syahwat:

1. Penyakit endokrin

Tubuh memiliki sistem endokrin yang bertugas untuk mengatur hormon-hormon dalam tubuh. Misalnya seperti metabolisme, fungsi seksual, hingga mood.

Salah satu penyakit endokrin yang berkaitan erat dengan lemah syahwat adalah diabetes.

2. Gangguan saraf

Kondisi neurologis juga erat kaitannya dengan ereksi. Kemampuan ereksi bisa terganggu saat sinyal-sinyal di dalam tubuh tidak saling terhubung dengan baik.

Beberapa contoh gangguan saraf yang mempengaruhi lemah syahwat, yakni:

  • Penyakit alzheimer
  • Penyakit Parkinson
  • Tumor otak atau tulang belakang
  • Multiple sclerosis
  • Stroke

3. Obat tertentu

Selain itu, ada beberapa jenis obat yang memiliki efek terhadap fungsi seksual. Maka dari itu, dianjurkan untuk berkonsultasi sebelum mengkonsumsi obat.

4. Kondisi yang berkaitan dengan kesehatan jantung

Ternyata kondisi yang mempengaruhi jantung dan kemampuannya memompa darah dengan baik bisa menyebabkan impotensi. Sebab, tanpa aliran darah yang cukup ke penis, pria tidak bisa mencapai ereksi.

Salah satu kondisinya yaitu aterosklerosis, yaitu pembuluh darah tersumbat dan berisiko menyebabkan lemah syahwat. Selain itu, kolesterol tinggi dan hipertensi juga sering dikaitkan dengan risiko penyebab lemah syahwat.

5. Gaya hidup dan gangguan emosional

Untuk mencapai ereksi, pria harus melalui excitement phase yaitu fase yang berupa respons emosional. Jika pria memiliki gangguan emosional, itu bisa mempengaruhi kemampuannya 'bersemangat' secara seksual.

Selain itu, depresi dan kecemasan juga berhubungan dengan peningkatan risiko impotensi. Depresi ini bisa terjadi saat ada perasaan sedih, kehilangan harapan, atau ketidakberdayaan yang intens. Kelelahan yang berhubungan dengan depresi juga bisa menyebabkan impotensi.

Apakah lemah syahwat ini bisa disembuhkan? Klik ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT