ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Apr 2022 13:15 WIB

5 Fakta Omicron XE, Varian Rekombinan yang Disebut Lebih Menular

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah Omicron XE (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Belum kelar dengan varian Omicron, kini muncul lagi varian baru yang disebut Omicron XE atau rekombinan dari Omicron BA.1 dan sub varian BA.2. Varian ini pun juga telah laporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Omicron XE disebut memiliki strain yang lebih kuat dibandingkan varian-varian COVID-19 lainnya. Bahkan diperkirakan 10 persen lebih menular dibandingkan sub varian Omicron BA.2.

"Perkiraan awal menunjukkan varian baru ini 10 persen lebih menular dibandingkan BA.2 Namun bagaimanapun, temuan ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut," beber WHO, dikutip dari NDTV News, Selasa (5/4/2022).

Fakta Omicron XE

Lantas, seperti apa gejalanya? Apakah lebih berbahaya? Simak fakta-fakta Omicron XE berikut.

1. Pertama Kali Dideteksi

Omicron XE pertama kali dideteksi di Inggris pada 19 Januari 2022. Hingga saat ini, lebih dari 600 kasus infeksi yang telah dilaporkan dan dikonfirmasi.

"Rekombinan XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari dan lebih dari 600 sekuens telah dilaporkan dan dikonfirmasi sejak itu," laporan WHO, dikutip dari Hindustan Times, Selasa (5/4/2022).

2. Lebih Menular

WHO memperkirakan bahwa tingkat penularan Omicron XE 10 persen lebih cepat dibandingkan dengan subvarian BA.2. Meskipun demikian, laporan ini perlu diteliti lebih lanjut.

3. Sudah Menyebar di Beberapa Negara

Selain di Inggris, pemerintah Thailand juga melaporkan kasus pertama COVID varian XE pada Sabtu (2/4/2022). Kasus tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Komisi Kesehatan Masyarakat Chalermachai Boonyaleephan berdasarkan hasil laporan dari Pusat Genomik Medis Rumah Sakit Ramathibodi.

"Jika virus ini menyebar lebih cepat dari BA.2, kasus COVID-19 di Thailand pada gelombang keempat akan memakan waktu lebih lama untuk mencapai puncak kasus," ungkap Chalermchai dikutip dari Inquirer, Selasa (5/4/2022).

4. Memiliki Perbedaan yang Signifikan

Dikutip dari NDTV, Omicron XE atau varian rekombinan ini memiliki perbedaan signifikan dalam transmisi dan karakteristik penyakit, termasuk tingkat keparahan dibandingkan varian lainnya.

5. Potensi Lolos dari Imunitas Vaksin?

Menurut kepala transisi penasihat medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), Prof Susan Hopkins, masih belum bisa dipastikan apakah Omicron XE ini memiliki keunggulan lolos dari imunitas vaksin atau tidak lantaran belum cukup bukti.

"Rekombinan khusus ini, XE, telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang bervariasi dan kami belum dapat memastikan apakah ia memiliki keunggulan pertumbuhan yang sebenarnya," terangnya.

"Sejauh ini tidak ada cukup bukti untuk menarik kesimpulan tentang penularan, tingkat keparahan, atau efektivitas vaksin," sambungnya.

Lebih lanjut menurut laporan UKHSA, Omicron XE memang menunjukkan bukti penularan komunitas di Inggris. Namun, hingga kini angkanya masih kurang dari satu persen dari total kasus yang diurutkan.



Simak Video "Heboh Varian Baru XE, WHO Sebut Lebih Menular Dibanding Omicron BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT