Saat buka puasa, ada berbagai jenis takjil atau makanan untuk buka puasa yang wajib dikonsumsi. Misalnya seperti kurma, buah, berbagai jenis kue, hingga makanan bersantan seperti kolak.
Tapi, ternyata makanan yang mengandung banyak gula dan santan seperti kolak tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Meski rasanya enak, hidangan yang mengandung santan ini berpotensi menjadi lemak jenuh.
Menurut dokter spesialis gizi dr Diana F Suganda, SpGK, MKes dari Rumah Sakit Pondok Indah, terlalu banyak mengkonsumsi makanan bersantan bisa memicu masalah pada pencernaan. Bahkan, efek jangka panjangnya bisa menyebabkan obesitas hingga diabetes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takjil-takjil kan banyak yang bersantan, sementara kalau lemaknya tinggi akhirnya pencernaan jadi nggak terlalu bagus," jelas dr Diana beberapa waktu yang lalu.
"Kalau banyak lemak, kalorinya juga tinggi dan dalam jangka panjang bisa membuat obesitas, dan seharian (perut) sudah kosong tiba-tiba dikasih lemak kan itu susah dicerna. Biasanya kalau langsung lemak akhirnya kembung dan nggak nyaman perutnya," lanjutnya.
Meski begitu, dr Diana tidak melarang untuk mengkonsumsi takjil bersantan untuk menu buka puasa. Ia menyarankan untuk membatalkan puasa dengan air putih dan dilanjut dengan buah-buahan untuk menaikkan gula darah.
Setelah itu, baru diperbolehkan mengkonsumsi makanan bersantan. Tapi, porsinya bisa terbatas, seperti setengah gelas saja.
(sao/fds)











































