Agar Aman, Berikut Tips Berpuasa untuk Penderita Diabetes

ADVERTISEMENT

Agar Aman, Berikut Tips Berpuasa untuk Penderita Diabetes

Jihaan Khoirunnisa - detikHealth
Kamis, 07 Apr 2022 21:40 WIB
Ilustrasi Tes Gula
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Ramadan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim. Sebab pada bulan tersebut umat muslim bisa menjalan ibadah puasa.

Meskipun dinanti-nanti, sayangnya bagi penderita diabetes menjalankan ibadah puasa tidak boleh sembarangan. Sebab penderita diabetes atau diabetesi bisa lebih berisiko untuk mengalami kenaikan atau kekurangan kadar gula darah.

Tak hanya itu, kemampuan diabetesi untuk menjalankan ibadah puasa dapat bergantung pada kondisi masing-masing tubuh. Mengingat kondisi diabetesi berbeda satu dengan yang lain.

Oleh karena itu sangat penting bagi masing-masing diabetesi untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa. Selain itu, diabetisi yang akan menjalankan ibadah puasa perlu memperhatikan beberapa hal penting saat puasa.

Perubahan pola makan yang terjadi selama berpuasa dapat mempengaruhi pengaturan kadar gula darah sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin selama menjalankan ibadah puasa.

Diabetesi juga perlu mengukur kadar gula darah jika merasa tidak nyaman atau kurang sehat saat berpuasa. Jika kadar gula darah terlalu tinggi atau redah, diabetesi sangat disarankan untuk segera membatalkan puasa untuk kesehatan.

Untuk olahraga, diabetesi bisa menjalankan latihan yang bersifat ringan dan rutin saat sedang berpuasa. Namun, diabetesi tidak disarankan untuk menjalankan olahraga berat sebab bisa berdampak pada penurunan kadar gula secara drastis.

Agar bisa berpuasa, diabetesi juga perlu menjalankan pola makan sehat dan seimbang, dan dilengkapi dengan gaya hidup sehat. Agar keseimbangan tersebut dapat terjaga, berikut adalah sejumlah hal yang mesti diperhatikan.

  1. Pastikan untuk tidak melewatkan sahur sebagai waktu sarapan.
  2. Cukupi konsumsi sayur dan buah.
  3. Pilih makanan tinggi serat dan sumber karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna di dalam tubuh, misalnya nasi merah, shirataki, oat, atau roti gandum.
  4. Batasi asupan menu yang tinggi lemak seperti gorengan atau menu santan saat sahur dan berbuka puasa.
  5. Pastikan untuk cukup minum air saat waktu berbuka dan sahur serta di antaranya, namun batasi minuman manis yang tinggi gula.
  6. Selalu makan secara perlahan saat sahur dan berbuka untuk mencegah porsi berlebihan.

Agar santap sahur dan berbuka semakin nikmat, diabetesi melengkapinya dengan Tropicana Slim Shirataki Noodle. Tropicana Slim Shirataki Noodle. Sebab produk tersebut cocok untuk menjadi menu sahur dan menu berbuka puasa yang sehat bagi diabetesi .

Tropicana Slim Shirataki Noodle dan Rice terbuat dari umbi shirataki yang tinggi serat dengan rasa nikmat namun rendah lemak dan lebih rendah garam. Dan jika ingin minuman manis, gunakan pemanis rendah kalori Tropicana Slim Sweetener Diabtx yang cocok ditambahkan pada berbagai minuman kesukaan sebagai alternatif rasa manis yang lebih sehat dan aman untuk diabetesi. Tropicana Slim Sweetener Diabtx bebas gula dan kalori, serta dilengkapi mineral alami kromium yang penting untuk mengontrol gula darah sehingga cocok untuk diabetesi.



Simak Video "Kemenkes RI Laporkan Peningkatan Prevalensi Penyakit Diabetes-Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT