Jumat, 08 Apr 2022 03:00 WIB

Ingin Puasa Tapi Ada Riwayat GERD? Ini Tips Sahur Sehat Ala Dokter Gizi

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Jadwal imsak Bogor hari ini bisa kamu cek lewat ulasan berikut. Jadwal imsak penting diketahui agar kamu tidak terlambat melaksanakan sahur hari ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph
Jakarta -

Saat berpuasa, pola makan seimbang dan nutrisi harus dipenuhi terlebih jika memiliki masalah asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Menurut ahli gizi masyarakat dr Tan Shot Yen, puasa Ramadan mewajibkan seseorang untuk tidak makan ataupun minum selama kurang lebih 12 hingga 13 jam. Kondisi tersebut dapat memicu perburukan penyakit GERD, terutama jika tidak diikuti dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

Maka dari itu, penting untuk memilih menu makanan sahur yang bergizi dan seimbang agar tubuh tetap fit dan asam lambung tidak kambuh.

"Sahur menunya harus lengkap pakai sayur dan buah yang seratnya tinggi jadi pencernaan lebih lambat. Kalau sahurnya komplit, nggak akan lapar sampai berbuka," kata dr Tan dalam diskusi daring yang disiarkan Kementerian Kesehatan RI, Rabu (6/4/2022).

Selain mengkonsumsi sayur dan buah, seseorang yang memiliki asam lambung juga tidak boleh melewatkan makanan pokok saat sahur.

"Jangan melewatkan makanan pokok. Nggak harus selalu nasi putih, bisa nasi merah, nasi coklat, ada jagung, singkong, dan orang timur juga ada papeda," saran dr Tan.

Selain itu, ia juga mengimbau agar tidak mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna dan mengandung gas, lemak tinggi, atau lauk yang digoreng. Pengolahan makanan diutamakan dengan cara direbus, dikukus, ditumis, dan menggunakan santan encer.

"Orang kalau sahur cenderung ngantuk, begitu Anda rebahan, makanan akan ke atas lagi," papar dr Tan.



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)