Minggu, 10 Apr 2022 03:00 WIB

Umur Berapa Sebaiknya Anak Mulai Diajari Puasa? Ini Saran Dokter

Tasya Kania Azzahra Choerunisa - detikHealth
Asian family lunch outdoors, children having fun at table, Father helps feed daughter Foto: Getty Images/JulieanneBirch
Jakarta -

Di bulan Ramadan, umat muslim wajib melakukan puasa. Anak-anak juga bisa melakukan puasa apabila usia dan kesehatannya mendukung.

Dokter spesialis anak di RS Hermina Jatinegara, dr Jeshika Febi Kusumawati, SpA, mengatakan puasa mulai bisa diajarkan pada anak saat mereka siap secara usia. Tentunya, dengan didukung kondisi tubuh yang sehat.

"Memasuki usia 2-3 tahun, Bunda mulai dapat mengenalkan puasa ke anak. Di usia ini, anak-anak umumnya sudah mulai memahami aturan puasa, seperti menahan haus dan lapar," tulisnya, dikutip dari Haibunda.

Nah, banyak orang tua yang bingung apa saja makanan yang harus dikonsumsi anak agar puasa mereka tetap kuat dan lancar. Menurut dr Jeshika, ibu harus cermat memenuhi nutrisi pada anak karena saat berpuasa harus menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam. Sehingga ibu harus pintar-pintar membagi porsi makannya di bulan Ramadan.

Asupan utama yang harus diterima oleh anak adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Lalu bagaimana cara menyajikan semua nutrisi tersebut?

Ibu bisa membuat daftar makanan buka puasa, sahur, dan takjil untuk anak. Saat buka puasa makanannya bisa berupa nasi dengan sayur lauk, mie goreng, dan sup ayam atau daging. Sedangkan untuk minumannya adalah air putih ditambah jus buah.

Tidak lupa untuk memberikan buah seperti mangga, pepaya, dan semangka.

Sedangkan untuk takjil, anak bisa diberi kurma, bubur sumsum, puding, buah segar, dan kue lapis. Dengan tambahan minuman cincau atau teh.

Menu sahur untuk anak bisa berupa nasi lengkap sayur dan lauk, bubur ayam, sereal, atau sandwich telur. Jangan lupa untuk memberi air putih dan susu agar kalsium dalam tubuh anak terpenuhi.

Untuk sahur juga bisa memberikan anak buah pisang, semangka, atau pepaya.

Perlu diingat untuk tidak berlebihan memberikan makanan manis dan asin. Kemudian jangan memberikan gorengan pada anak saat berbuka puasa karena gorengan mengandung lemak yang sulit dicerna si kecil. Sehingga, anak akan makan lebih sedikit.

Selanjutnya, biasakan minum susu saat sahur dan sebelum tidur. Selain itu penuhi cairan kebutuhan anak 2 liter per hari apabila berat badannya sekitar 30 kilogram.

Lalu bagaimana cara mengatasi anak yang sering pilih-pilih makanan saat puasa?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)