Minggu, 10 Apr 2022 11:22 WIB

Penyebab Perut Buncit yang Terabaikan, Harus Diatasi agar Diet Tak Sia-sia

Patrick - detikHealth
Woman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray BackgroundWoman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray Background Perut buncit (Foto: Istock)
Jakarta -

Perut buncit bukan hanya mengganggu penampilan, tetapi menjadi faktor risiko berbagai masalah kesehatan. Kenali penyebabnya untuk menemukan solusi paling pas.

Pada dasarnya, perut buncit terjadi karena adanya penumpukan lemak di area perut atau disebut juga lemak visceral. Kondisi ini disebut sebagai obesitas sentral.

Berbagai cara dilakukan untuk mengecilkan perut, salah satunya dengan melakukan diet. Namun terkadang, diet pun tidak mempan mengatasi perut buncit.

Lantas, mengapa setelah melakukan diet ketat perut tetap buncit?

Penyebab Perut Buncit Meski Sudah Diet

Ada lima penyebab perut buncit walau sudah melakukan diet.

1. Stres

Stres yang dialami seseorang dapat membuat tubuh memproduksi banyak kortisol yang berdampak pada sistem metabolisme. Jumlah kortisol yang terlalu banyak dapat berpengaruh pada penimbunan lemak di perut.

Stres juga memicu naiknya nafsu makan, terutama yang mengandung tinggi kalori dan manis-manisan. Nafsu makan semakin tidak terkendali, sehingga dapat menyebabkan penimbunan lemak di area perut. Akibatnya, perut menjadi cepat buncit.

2. Merokok

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki lebih banyak lemak di perut, dibandingkan mereka yang tidak merokok. Kebiasaan merokok menyebabkan perut buncit.

3. Kurang olahraga

Kurang olahraga bisa menjadi penyebab perut buncit. Berolahraga secara rutin dapat membantu tubuh untuk mempercepat proses metabolisme dan membakar kalori secara maksimal.

Jika seseorang sedang melakukan diet namun kurang berolahraga, maka lemak akan mudah tertimbun di perut.

4. Kurang tidur

Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan adanya kaitan antara penambahan berat badan dengan durasi tidur seseorang. Semakin singkat durasi tidur seseorang, maka dia memiliki resiko mengalami penimbunan lemak di perut.

Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab, kurang tidur akan membuat perilaku makan yang tidak sehat, sehingga menyebabkan perut buncit.

5. Terlalu sering mengonsumsi alkohol

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Current Obesity di tahun 2015, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan perut buncit. Pasalnya, alkohol mempengaruhi aktivitas neuron otak yang dapat menimbulkan rasa lapar.

Selain membuat perut buncit, konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti liver dan peradangan.



Simak Video "MUI Bicara Hukum Berkurban dengan Hewan Bergejala PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)