Nggak Jadi 'Bye-bye' COVID-19, Kota di AS Kembali Wajibkan Masker

ADVERTISEMENT

Nggak Jadi 'Bye-bye' COVID-19, Kota di AS Kembali Wajibkan Masker

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 12 Apr 2022 06:47 WIB
Amerika Serikat (AS) melaporkan lebih dari 441.000 kasus virus Coronadalam sehari. Lonjakan kasus ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak pandemi merebak di AS.
Corona di Amerika Serikat. (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

Kota di Amerika Serikat (AS) Philadelphia bakal kembali mewajibkan masker di pekan mendatang usai kasus COVID-19 kembali meningkat dengan cepat. Hal ini diutarakan Komisaris Kesehatan Masyarakat kota Dr Cheryl Bettigole pada Senin (11/4), sementara pengetatan berlaku di Senin mendatang (18/4).

Kenaikan pembatasan COVID-19 nantinya berada di level 2, warga Philadelphia kembali wajib memakai masker di tempat umum khususnya dalam ruangan termasuk sekolah, binsis, restoran, serta gedung pemerintah.

Kasus COVID-19 per Senin (11/4) naik drastis lebih dari 50 persen dibandingkan 10 hari yang lalu. Meski begitu, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit masih tercatat rendah, rata-rata kasus per hari dilaporkan mencapai 142 orang.

"Dengan memakai masker secara konsisten, kita dapat terus menjalani kehidupan sehari-hari dan terus mengambil bagian dalam kehidupan kota kita tanpa berkontribusi pada peningkatan penularan COVID-19," kata Bettigole.

"Saya menduga gelombang ini akan lebih kecil dari yang kita lihat pada Januari. Tetapi jika kita menunggu untuk mencari tahu apakah kita perlu kembali mengenakan masker, kita akan kehilangan kesempatan untuk menghentikan gelombang."

Tepat 2 Maret lalu, Philadelphia berada di level dengan kasus COVID-19 terendah, sehingga mandat masker di dalam ruangan dicabut. Saat itu, kota-kota besar dan negara bagian di seluruh AS juga mencabut aturan wajib masker mereka.



Simak Video "Catat Lebih dari 92 Juta Kasus, Warga AS Pesimis soal Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT