Kenapa Sih Asam Lambung Tak Kunjung Sembuh? Ini Kata Dokter

ADVERTISEMENT

Kenapa Sih Asam Lambung Tak Kunjung Sembuh? Ini Kata Dokter

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 12 Apr 2022 12:14 WIB
Asian beautiful women feel menstrual cramps and stomachache after menstruation.Hand holding stomach and belly after taking a medication.Problem and disorder of female body.
Asam lambung tak kunjung sembuh (Foto: Getty Images/iStockphoto/bunditinay)
Jakarta -

Kenapa sih asam lambung tak kunjung sembuh? Pertanyaan ini kerap dicari oleh banyak orang lantaran terganggu dengan rasa nyeri di perut akibat penyakit asam lambung.

Sebagai informasi, asam lambung merupakan cairan yang dihasilkan oleh sel-sel lambung, bertugas untuk membantu sistem pencernaan, salah satunya membunuh kuman-kuman yang masuk ke dalam tubuh bersama makanan.

Namun, jika produksi cairan senyawa tersebut berlebihan, efeknya dapat membuat seseorang mengalami gangguan, seperti mag dan lainnya.

"Asam lambung adalah sesuatu yang normal. Tubuh kita memerlukan asam lambung untuk mencerna makanan. Jadi, kalau orang bilang sakit asam lambung, kemungkinan sakit akibat kelebihan asam lambung atau kondisi di mana asam lambungnya mengganggu dinding lambung yang kemudian menyebabkan gangguan, seperti mag dan segala macam," kata dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, Sp.PD KGEH, dari RS Brawijaya Depok saat ditemui oleh detikcom, Senin (28/3/2022).

Dikutip dari WebMD, asam lambung umumnya dapat terjadi apabila seseorang menerapkan pola hidup yang buruk, seperti pemilihan makanan, malas berolahraga, dan merokok, hamil, obesitas, atau mengkonsumsi obat-obatan.

Adapun gejala asam lambung yang ditimbulkan berupa sensasi bakar di perut, mual, kembung, dan lainnya.

Lantas, kenapa penyakit asam lambung tak kunjung sembuh?

Dihubungi terpisah, dr Aru menjelaskan, asam lambung akan mencerna makanan sampai nilai pH cairan di bawah empat. Pada dinding lambung yang tidak ada kelainan, maka tidak akan ada keluhan nyeri ataupun gejala asam lambung lainnya lantaran dinding lambung kuat menahan cairan tersebut.

"Prinsipnya waktu kita makan maka asam lambung akan mencerna makanan sampai ph di bawah 4. Pada dinding lambung yg tdk ada kelainan maka tidak akan ada keluhan krn dinding lambung dibuat untuk menahan asam," tuturnya saat dihubungi detikcom, Senin (11/4/2022).

Namun, bila seseorang memiliki kelainan di dinding lambung, seperti erosi atau ulkus (luka) maka sifat asam lambung dapat mengiritasi bagian luka tersebut hingga menimbulkan rasa nyeri.

"Bila dinding lambung ada kelainan seperti erosi atau ulkus atau luka maka sifat asam itu akan mengiritasi bagian yang luka itu. Itu menyebabkan rasa nyeri," lanjutnya.

Akibatnya, proses kesembuhannya pun akan menjadi lebih lama dan lebih sulit bila kadar pH di lambung tidak dinaikkan dengan cara mengurangi keasaman dari lambung.

"Proses kesembuhannya pun akan jadi lebih lama dan lebih sulit bila kadar pH di lambung tidak dinaikkan dengan cara mengurangi keasaman dari lambung," kata dr Aru.

"Jadi pengobatannya mengurangi pengeluaran asam lambung, menaikkan pH lambung dan memperbaiki dinding lambung. Ini butuh waktu," ucapnya.

Oleh karena itu, pertanyaan tentang kenapa penyakit asam lambung tak kunjung sembuh kemungkinan disebabkan dari pola hidup yang tidak baik, seperti stres dan lainnya.

"Selain itu, pada kondisi-kondisi psikis juga akan menyebabkan pengeluaran asam lambung di luar saat makan. Ini yg menyulitkan perbaikan dari dinding lambung," pungkas dr Aru.



Simak Video "Amankah Pengidap Asam Lambung Jalankan Puasa?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT