Kemenkes Bawa Kabar Kurang Enak Soal Kondisi COVID-19 Jawa-Bali

ADVERTISEMENT

Kemenkes Bawa Kabar Kurang Enak Soal Kondisi COVID-19 Jawa-Bali

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 12 Apr 2022 13:59 WIB
Massa Reuni 212 beraktivitas di kawasan Persimpangan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (2/12). Massa tersebut berada disana sejak jam 9 pagi dan  kini satu persatu mereka mulai membubarkan diri. Selain itu jalan  mengarah Tanah Abang yang sebelumnya ditutup kini kembali dibuka.
Terjadi kenaikan kasus COVID-19 di Jawa-Bali. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat tetap waspada akan penularan COVID-19. Sebab terjadi peningkatan kasus COVID-19 di wilayah Jawa-Bali dalam beberapa hari terakhir.

"Kita sedikit harus waspada karena dalam beberapa hari ini terjadi peningkatan proporsi kasus baru di Jawa-Bali," kata juru bicara vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers, Selasa (12/4/2022).

Di sisi lain, dr Nadia mengatakan ada 5 provinsi yang mencatatkan peningkatan pemeriksaan PCR dan positivity rate yakni DKI Jakarta, Kalimantan Utara, Bali, Jawa Tengah, dan Bangka Belitung.

"Artinya akan meningkatkan risiko laju penularan yang semakin tinggi. Terjadi peningkatan infeksi di lima wilayah ini walaupun angka kasus positif tidak setinggi sebelumnya," beber dr Nadia.

Sebagai detail, berikut rekap kasus COVID-19 di Indonesia sepekan terakhir

  • 11 April: Tambah 1.196 kasus, 3.978 sembuh, 48 meninggal
  • 10 April: Tambah 1.071 kasus, 2.493 sembuh, 29 meninggal
  • 9 April: Tambah 1.468 kasus, 3.865 sembuh, 41 meninggal
  • 8 April: Tambah 1.755 kasus, 3.442 sembuh, 47 meninggal
  • 7 April: Tambah 2.089 kasus, 5.888 sembuh, 45 meninggal
  • 5 April: Tambah 1.468 kasus, 3.865 sembuh, 41 meninggal



Simak Video "Angka Covid-19 RI Terus Ngegas Padahal Testing Terbilang Rendah"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT