Begini Langkah Antisipasi Kemenkes RI soal Risiko Masuknya Varian XE ke RI

ADVERTISEMENT

Begini Langkah Antisipasi Kemenkes RI soal Risiko Masuknya Varian XE ke RI

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 12 Apr 2022 17:30 WIB
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga.
Kemenkes RI membeberkan langkah antisipasi terhadap masuknya varian XE ke Indonesia. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI menyebut hingga kini varian XE, yakni rekombinan varian Omicron BA.1 dan BA.2, belum ditemukan di Indonesia. Ditegaskan, agar masuknya varian XE ke Indonesia bisa dideteksi sedini mungkin, jumlah target sampel yang diperiksa harus mencapai target.

"XE sampai saat ini belum ditemukan (di Indonesia)," ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual terkait Update Perkembangan COVID-19 di Indonesia, Selasa (12/4/2022).

"Tapi pada prinsipnya untuk kita bisa mendeteksi adalah walaupun kasus terus turun, jumlah target sampel yang diperiksa harus tetap dipertahankan pada angka yang sudah ditargetkan sehingga kita masih bisa melakukan deteksi secara awal kalau nanti ada kemungkinan varian-varian baru," imbuh dr Nadia.

dr Nadia menambahkan, apa pun jenis varian Corona yang muncul nantinya, kunci menghadapinya adalah vaksinasi COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Apa pun jenis varian atau subvarian dari COVID-19, strateginya adalah tetap sama bagaimana kita meningkatkan proteksi tubuh dan komunitas dengan segera memperluas vaksinasi dan melengkapi vaksinasi. Kedua, adalah menjalani protokol kesehatan," pungkas dr Nadia.

Mengingat, varian XE yang merupakan rekombinan Omicron BA.1 dan BA.2 kini sudah ditemukan di sejumlah negara. Varian tersebut diyakini menular lebih cepat dibandingkan subvarian Omicron BA.2, atau yang biasa disebut 'Omicron siluman' (Stealth Omicron).



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT