ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Apr 2022 08:00 WIB

Giliran AS Diminta Ikut Buang Cokelat Kinder Terkait Kontaminasi Salmonella

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kinder Surprise Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Produsen camilan cokelat Kinder, Ferrero, meminta Amerika Serikat untuk membuang beberapa produknya yang tidak diizinkan untuk didistribusikan di negara tersebut. Ini dilakukan karena produk-produk tersebut mungkin berasal dari batch yang baru-baru ini ditarik di Eropa terkait kontaminasi salmonella typhimurium.

Dikutip dari Reuters, penarikan produk ini diminta langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA). Produk yang diminta untuk dibuang ini adalah produk Kinder yang ditujukan untuk pasar luar negeri, tapi tersedia juga untuk dijual di AS.

Produk yang ditarik yakni:

  • Kinder Happy Moments Milk Chocolate
  • Crispy Wafers
  • Kinder Mix Chocolate Treats Basket

Namun, produk Kinder lainnya yang didistribusikan atau dijual oleh cabang perusahaan Ferrero di Amerika Serikat tidak termasuk. Meski begitu, pihak Ferrero menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada laporan kasus salmonella yang berkaitan dengan produk ini di AS.

Sebelumnya, minggu lalu divisi panganan Amerika Utara juga telah menarik produk Kinder Happy Moments Chocolate Assortment dan Kinder Mix Chocolate Treats, karena diproduksi di fasilitas tempat Salmonella terdeteksi.

Selain itu, penarikan produk Kinder juga telah dilakukan di Kanada, Italia, Spanyol, Inggris, dan Irlandia. Sementara otoritas kesehatan Belgia mendesak agar warganya tidak memakan beberapa produk yang ditarik.

Sementara itu, di Indonesia Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI juga menyetop sementara telur coklat Kinder. Keputusan ini diambil sebagai upaya pencegahan dugaan penyebaran bakteri Salmonella.

Beberapa produk Kinder yang terdaftar di Indonesia yakni Kinder Joy, Kinder Joy for Boys dan Kinder Joy for Girls.

"BPOM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sementara waktu, sampai dipastikan produk tersebut tidak mengandung cemaran bakteri Salmonella," kata BPOM dalam keterangan resmi pada Senin (11/4/2022).



Simak Video "Respons BPOM soal Camilan Cokelat Kinder yang Ditarik 10 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT