Kamis, 14 Apr 2022 16:36 WIB

Maag Mendadak Kambuh saat Puasa di Siang Hari, Harus Bagaimana?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Asian woman stomachache, feel pain for period conceptAsian woman stomachache, feel pain for period concept Maag kambuh saat puasa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat)
Jakarta -

Penyakit maag kambuh ketika mulai berpuasa merupakan hal yang wajar terjadi lantaran perubahan waktu makan yang cukup signifikan.

Pasalnya, apabila lambung kosong dalam waktu yang cukup lama, asam lambung pun dengan mudah mengiritasi dinding lambung dan mengakibatkan rasa perih. Hal ini yang dapat meningkatkan risiko maag kambuh saat puasa.

Sebagai informasi, maag merupakan penyakit yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang. Penyakit ini umumnya mengganggu saluran pencernaan bagian atas dan lambung di dalam tubuh manusia.

Penyebab maag pun bisa bermacam-macam tergantung kondisi yang dialami oleh pengidapnya, seperti asam lambung, gastritis, GERD, hingga dispepsia.

"Maag itu dari kalimat maag, maag artinya lambung 'de-maag' itu dari bahasa Belanda. Jadi suatu penyakit yang mengganggu lambung, pencernaan bagian atas," tutur dr Aru Ariadno, SpPD KGEH, dari RS Brawijaya Depok, saat ditemui oleh detikcom, Senin (28/3/2022).

Pada saat puasa, menyembuhkan maag mungkin akan lebih sulit lantaran tak diperbolehkan makan dan minum obat untuk mengatasi nyerinya. Lantas, jika maag kambuh di siang hari saat berpuasa harus bagaimana?

Dalam kesempatan terpisah, dr Aru mengungkapkan apabila pengidap tak mampu menahan rasa nyeri sampai muntah akibat penyakit maag, disarankan untuk berbuka puasa demi menghindari gejala berat lainnya. Namun, apabila pengidap masih bisa mempertahankan kondisinya, puasa pun dapat dilanjutkan sampai berbuka puasa.

"Tergantung dari sakitnya seperti apa. Kalau pada kondisi-kondisi dia bisa mempertahankan kondisi puasanya, bisa dilanjutkan sampai dia berbuka. Tapi kalau dia rasanya sampai nggak sanggup, nyeri, berat, sampai kondisinya muntah dan segala macam, apa boleh buat kita terpaksa buka," kata dr Aru dalam IG Live, Kamis (14/4/2022).

"Karena puasa itu tidak memberatkan. Kondisi-kondisi yang berat ya terpaksa membayar fidyah karena sakit," lanjutnya.



Simak Video "Kenali Lagi Khasiat Puasa untuk Kesehatan dari Kacamata Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/fds)