Sabtu, 16 Apr 2022 05:00 WIB

Seperti Reza Arap, Begini Tanda Tubuh Perlu Rehat dari Medsos

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Reza Arap Reza Arap. (Foto: (YouTube TRANS7))
Jakarta -

Baru-baru ini, Reza Arap mengumumkan dirinya pamit dari media sosial. Hal ini pun membuat pengikutnya di media sosial terkejut.

Reza mengatakan keputusannya ini dibuat lantaran dirinya membutuhkan waktu untuk berhenti dengan semua kegiatan media sosialnya. Banyak yang menduga alasannya ini berkaitan dengan kondisinya yang tidak baik-baik saja.

"Saya akan beristirahat dari media sosial. Sementara itu, manajemen saya yang akan mengendalikan semua unggahan dan pekerjaan," tulis Reza Arap.

"Asumsi kalian benar, saya sedang tidak baik-baik saja," kata Reza Arap.

Keinginan untuk berhenti, baik sementara atau seterusnya, dari media sosial bisa dipengaruhi berbagai faktor. Tetapi, tanpa disadari sebenarnya tubuh juga memberikan sinyal saat ingin rehat atau diet bermedia sosial.

Berikut tanda-tanda yang wajib dikenali dikutip dari LiveStrong:

1. Perut 'Bergejolak'

Terapis di New York, Tra Hoang, menyarankan untuk memperhatikan gejala fisik seperti gelisah, perut bergejolak, detak jantung meningkat, hingga ketegangan otot. Menurutnya, ada beberapa orang bahkan mengalami gelisah atau grogi yang konstan.

Psikolog klinis David Carbonell juga mengungkapkan gejala fisik lainnya. Misalnya seperti kuantitas dan kualitas tidur yang menurun, serta kenaikan berat badan.

2. Pikiran Negatif

Akses media sosial yang berisi hal-hal negatif ternyata mampu mempengaruhi pikiran dan mengarahkannya ke hal yang negatif. Hoang mengatakan jika seseorang merasa sesuatu hal akan memburuk dan bisa jadi bencana, kemungkinan media sosial telah mempengaruhi kesehatan mental secara negatif.

Tanda lainnya adalah experiential avoidance, yaitu kondisi saat seseorang berusaha menghindari pikiran dan emosi negatif. Tetapi, ini malah menimbulkan bahaya dalam jangka panjang.

3. Perubahan Pola Makan

Ternyata perubahan pola makan juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh ingin berhenti dari media sosial. Misalnya, porsi makan makin besar atau juga ada-tidaknya peningkatan konsumsi alkohol selama rajin mengakses media sosial. Jika seperti itu, sebaiknya berhenti untuk 'scrolling' media sosial.



Simak Video "WHO: Hampir 1 Miliar Orang di Dunia Memiliki Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)