Sabtu, 16 Apr 2022 12:00 WIB

Geger Pria Jatim Masukkan Kabel Earphone ke Penis Saat Masturbasi, Ini Bahayanya

Vidya Pinandhita - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin
Jakarta -

Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur (34), bikin geger gegara memasukkan kabel earphone ke dalam saluran uretra penisnya demi kepuasan seksual.

Fenomena tersebut disorot oleh media dan jurnal medis dunia. Dalam sebuah studi kasus yang dipublikasi jurnal Radiology Case Report disebutkan, pria tersebut dirawat di IGD RSUP Dr Soetomo gegara keluhan nyeri perut bagian bawah setiap buang air kecil selama tiga hari.

Berdasarkan observasi lebih lanjut, pasien tersebut mengaku telah memasukkan kabel earphone ke dalam uretranya. Ia juga menyebut, sudah sering melakukan aksi tersebut hingga 3-5 kali dalam seminggu setiap masturbasi.

Dalam kesempatan lainnya, konsultan urolog di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham, dr Rich Viney, menyebut aksi memasukkan benda ke dalam lubang penis untuk kenikmatan seksual bisa membawa sederet risiko. Di antaranya, infeksi dan pendarahan.

"Ini tentu saja, perilaku berisiko tinggi, sering mengakibatkan infeksi, perdarahan dan pembentukan striktur (penyempitan uretra membatasi aliran urin). Jelas bukan sesuatu yang kami rekomendasikan," ujarnya, dikutip dari Daily Mail UK, Sabtu (16/4/2022).

Di samping itu, benda yang tersangkut di dalam penis dapat memicu beberapa masalah seperti sensasi terbakar, ketidakmampuan untuk buang air kecil, hingga masalah ereksi.

Pada kasus komplikasi yang lebih serius seperti lubang yang muncul di bawah kantung kemih, dan jaringan parut pada lubang yang membawa urin keluar dari tubuh mungkin memerlukan operasi rekonstruktif besar.

Berdasarkan hasil rontgen, kawat earphone di dalam penis pria asal Surabaya tersebut berbentuk tergulung dengan lebaran bundar sebesar 3mm. Namun beruntungnya, kawat tersebut tidak sampai menempel di dinding kandung kemih.

Dokter menarik benda tersebut menggunakan forsep. Pria tersebut sempat menginap semalam di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemudian dipulangkan keesokan harinya.

Dokter menggambarkannya kasus 'klasik' tersebut sebagai poliembolokoilamania, tindakan memasukkan benda asing ke dalam lubang seperti rektum dan vagina. Disebutkan, pasien tidak menunjukkan perilaku psikotik yang jelas dan terpantau sehat secara mental.



Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)