ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Apr 2022 04:00 WIB

8 Obat Batuk Kering Herbal Ini Mampu Atasi Gejala COVID-19

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
COVID-19 Pandemic Coronavirus, Asian woman wearing a mask, have a symptoms coughing and fever Foto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark
Jakarta -

Batuk kering merupakan salah satu gejala umum COVID-19. Namun, kondisi ini juga bisa dialami akibat penyakit atau infeksi lain, seperti alergi, asma, infeksi paru-paru, hingga asam lambung. Ada berbagai cara untuk menangani gejala yang satu ini, salah satunya menggunakan obat batuk kering herbal.

Beberapa obat batuk kering herbal bisa membantu meredakan batuk jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Namun, apabila batuk kering akibat COVID-19 yang dialami tak kunjung sembuh atau semakin memburuk dalam beberapa minggu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Lantas, seperti apa obat batuk kering herbal untuk meredakan gejala COVID-19? Simak informasi berikut.

Obat Batuk Kering Herbal Ini Mampu Atasi Gejala COVID-19

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini adalah 8 obat batuk kering herbal yang didapat dari bahan-bahan dapur.

1. Jahe

Jahe telah lama digunakan untuk pengobatan tradisional, terutama sakit perut. Ada bukti yang menunjukkan bahwa jahe juga bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk kering herbal.

Sebuah studi tahun 2013 dari Universitas Columbia melaporkan bahwa gingerol, senyawa kimia dalam jahe segar, mampu menekan hiperresponsif saluran napas yang dapat memicu gejala asma, termasuk batuk. Caranya adalah diminum langsung atau menghirup uapnya.

Namun, penting untuk menghindari mengonsumsi terlalu banyak jahe, karena dapat menyebabkan sakit perut, mulas, atau diare

2. Bawang putih

Bawang putih memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan anti-inflamasi ringan. Mengonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat batuk kering herbal, terutama jika dicampurkan dengan bahan makanan yang memiliki kandungan serupa.

3. Madu

Madu memiliki sifat antibakteri yang dapat mengurangi iritasi dan mampu melapisi tenggorokan. Madu diklaim dapat menjadi obat batuk kering herbal pada orang dewasa dan anak-anak usia 1 tahun ke atas.

Sebuah studi tahun 2007 menunjukkan bahwa madu lebih efektif redakan batuk kering daripada obat dekstrometorfan.

4. Kencur

Kencur juga berkhasiat sebagai obat batuk kering herbal, karena mengandung borneol, methyl-pcumaric acid, dan cinnamicacid ethyl-esther pentadecane.

Selain menjadi obat batuk kering herbal, kandungan tersebut juga dapat menghangatkan tubuh dan menghilangkan rasa sakit. Caranya, parut kencur dan ambil sari-sarinya, lalu tambahkan air dan sedikit garam, kemudian minum untuk meredakan batuk.

5. Jintan

Selain biasa digunakan sebagai bumbu masakan, jintan juga bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk kering herbal. Selain itu, daun jintan memiliki khasiat lainnya, seperti mengobati encok, melegakan napas, dan meredakan perut kembung.

6. Kunyit

Kunyit mengandung zat kurkumin, yaitu senyawa yang memiliki kandungan antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri. Kandungan tersebut memiliki segudang manfaat, mulai dari obat batuk kering herbal hingga obat asma.

Caranya mudah, campurkan satu sendok teh kunyit dan ⅛ sendok teh lada hitam ke dalam minuman, seperti jus jeruk. Selain itu, kunyit juga bisa dijadikan teh hangat.

7. Cabai

Cabai mengandung zat capsaicin yang dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk kering herbal. Cara penyajiannya pun mudah, potong cabai rawit ke dalam air, kemudian cicipi sedikit demi sedikit untuk menghindari sensasi panas di tenggorokan.

Selain itu, bisa juga merendam cabai utuh dalam air hangat, kemudian diminum. Ingat, cara ini tidak dianjurkan untuk anak-anak.

8. Jeruk nipis

Obat batuk kering herbal yang terakhir adalah jeruk nipis. Jeruk nipis mengandung vitamin C, kalsium, dan fosfor yang efektif redakan batuk berlebih.

Jeruk nipis bisa diminum secara langsung air perasannya atau dicampur dengan air kelapa.



Simak Video "Perbedaan Mencolok Gejala Awal Covid-19 dan Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT