Warga +62 Jangan Pakai Masker Kain Saat Mudik, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Warga +62 Jangan Pakai Masker Kain Saat Mudik, Ini Alasannya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 27 Apr 2022 08:28 WIB
Mudik jadi momen yang ditunggu untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. Meski berbahaya, tak sedikit warga yang membawa anak untuk mudik naik motor.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19 yang masing berlangsung, tahun ini masyarakat Indonesia kembali diperbolehkan menjalani mudik Lebaran. Tentunya, dengan sederet aturan dan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona dan kembalinya kenaikan kasus COVID-19.

Lantas, jenis masker seperti apa yang harus digunakan saat bepergian mudik Lebaran besok? Mengingat kasus harian COVID-19 di Indonesia sudah menurun, masih efektifkah penggunaan masker kain atau masker medis satu lapis?

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B Harmadi, menjelaskan filtrasi pada masker medis lebih tinggi dibandingkan masker kain.

"Ketika kita tidak bisa menjaga jarak, sebaiknya memakai masker dengan tingkat filtrasi yang lebih tinggi. Masker medis itu punya tingkat filtrasi yang lebih tinggi daripada masker kain sehingga kita sangat menyarankan untuk memakai masker medis," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (25/4/2022).

Sonny menegaskan, penting untuk memilih masker dengan filtrasi yang tinggi saat bepergian mudik. Pasalnya pada beberapa kondisi, pelaku perjalanan mungkin harus menghadapi kerumunan dan sulit menjaga jarak sehingga masker menjadi proteksi utama.

"Ketika kita tidak bisa menjaga jarak, maka pastikan kita menggunakan masker dengan filtrasi tinggi dari mulai KF94, KN95, dan seterusnya macam-macam," terang Sonny.

"Jadi pada saat mudik, masyarakat sebaiknya menggunakan masker medis dan kalau sangat tidak bisa menjaga jarak, didobel dengan masker kain. Itu bentuk proteksinya, pencegahannya," pungkasnya.



Simak Video "Ancang-ancang Pemerintah soal Kebijakan Covid di Ramadhan dan Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT