Kamis, 28 Apr 2022 17:18 WIB

Pernyataan Lengkap BPOM Bolehkan Kinder Joy Dijual Lagi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viostin DS dan Enzyplex Ditarik Dari Peredaran

Kepala Bada Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito melakukan jumpa pers terkait perkembangan kasus pelanggaran produk Viostin DS dan Enzyplex yang mengandung DNA babi di Jakarta, Senin (5/6/2018). Dalam hasil penyelidikan BPOM, kedua produk tersebut positif mengandung DNA babi. Atas temuan ini kedua produk tersebut ditarik dari peredaran. Grandyos Zafna/detikcom BPOM bolehkan Kinder Joy dijual kembali. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) akhirnya kembali mengizinkan peredaran Kinder Joy di Indonesia. Produk Kinder Joy yang terdaftar di RI sebelumnya sempat ditarik lantaran dicurigai tercemar bakteri Salmonella.

BPOM RI melakukan uji coba sejumlah sampel Kinder Joy di seluruh provinsi Indonesia dan hasil sampling menunjukkan negatif Salmonella. Di sisi lain, BPOM RI menegaskan produk cokelat Kinder di Indonesia berbeda dengan produksi Belgia.

1. Kinder Joy RI Negatif Salmonella

Sejumlah produk Cokelat Kinder yang terdaftar di Indonesia meliputi Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls. Ketiganya dipastikan BPOM RI negatif Salmonella.

"Telah dilakukan sampling secara acak dengan mempertimbangkan keterwakilan di wilayah Indonesia berdasarkan kajian risiko dan pengujian terhadap produk cokelat merek Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls yang terdaftar di Indonesia," terang BPOM melalui keterangan tertulis resmi Jumat (28/4/2022).

"Hasil pengujian laboratorium Badan POM menunjukkan ketiga produk tersebut NEGATIF cemaran Salmonella," lanjut BPOM.

2. 77 Negara Laporkan Kasus Salmonella

Penarikan Kinder Joy di Indonesia menyikapi temuan produk cokelat Kinder produksi Belgia tercemar bakteri Salmonella. Ada sekitar lebih dari 100 anak terkena Salmonella usai mengonsumsi cokelat Kinder tersebut.

Cokelat Kinder di Belgia dan beberapa negara yang melaporkan kasus Salmonella kemudian ditarik dari peredaraan. Mengutip data International Food Safety Authorities Network Global Alert (INFOSAN) per 10 April 2022, BPOM menekankan ada 77 negara yang melaporkan cemaran Salmonella pada cokelat Kinder.

"Bahwa produk cokelat merek Kinder asal Belgia tersebar di 77 (tujuh puluh tujuh) negara, namun tidak termasuk di Indonesia. Keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik di luar negeri tersebut tidak terdaftar di Badan POM," tutur BPOM.

Simak video 'Kinder Joy Boleh Dijual Lagi! BPOM Nyatakan Aman dari Salmonella':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kinder Joy Boleh Dijual Lagi! BPOM Nyatakan Aman dari Salmonella"
[Gambas:Video 20detik]