Betis Sering Kena Asam Urat, Bagaimana Cara Mengobatinya Dok?

ADVERTISEMENT

Konsultasi Kesehatan

Betis Sering Kena Asam Urat, Bagaimana Cara Mengobatinya Dok?

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 29 Apr 2022 09:30 WIB
Womans leg hurts, pain in the foot, massage of female feet at home
Bagaimana cara mengatasi asam urat di betis? (Foto: iStock)
Jakarta -

Pertanyaan:

Bagaimana cara mengobati asam urat di betis? Apakah ada obat medis atau alami yang cocok untuk mengobati asam urat atau kebas yang selalu terjadi pada betis?

Alam Kubur (Pria, usia tidak disebutkan)

Jawaban:

Halo Pak Alam, terima kasih atas pertanyaannya. Penyakit asam urat disebabkan karena tingginya kadar asam urat dalam darah. Penyakit ini dapat menyerang beberapa organ dalam tubuh. Salah satu organ yang sering terganggu akibat asam urat adalah persendian.

Radang pada persendian akibat penumpukan kristal asam urat disebut juga dengan Gout.

Penyakit ini umumnya menyerang sendi di pangkal jempol kaki atau pergelangan kaki. Namun, walaupun jarang, dapat pula menyerang persendian lain seperti pergelangan tangan, lutut, siku, dan lainnya.

Kondisi yang ditemukan adalah pembengkakan sendi disertai perasaan nyeri. Kulit pada daerah yang membengkak kemerahan akan teraba lebih hangat.

Daerah betis bukan merupakan tempat yang umum diserang asam urat. Umumnya penyakit asam urat tidak menyerang betis, hanya menyerang persendian. Artinya, mungkin gejala yang Bapak alami bukan merupakan akibat dari asam urat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

• Apakah kebas dirasakan di satu betis atau keduanya?
• Apakah kebas disertai rasa nyeri?
• Apakah ada perubahan warna kulit pada area yang kebas?
• Apakah ada perasaan nyeri yang menjalar dari pinggang?
• Adakah penyakit penyerta seperti diabetes mellitus (penyakit kencing manis), hipertensi, kolesterol, riwayat penyakit jantung, ginjal, atau stroke sebelumnya?
• Adakah gangguan pergerakan atau bahkan kelumpuhan pada betis yang kebas?

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan perasaan kebas atau nyeri pada betis, antara lain: gangguan otot, gangguan tendon, gangguan persarafan, gangguan aliran/sumbatan pembuluh darah, atau gangguan metabolik seperti gangguan elektrolit, dan gangguan hormon seperti hormon tiroid.

Ada baiknya Bapak memeriksakan kondisi Bapak ke dokter spesialis penyakit dalam, supaya lebih jelas apa yang menjadi masalah pada betis Bapak tersebut.

Apabila memang sudah diperiksa dan ternyata kadar asam urat Bapak memang tinggi, ada beberapa hal yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat, antara lain menghindari makanan tinggi purin, seperti jeroan, seafood, daging merah, minuman beralkohol. Bapak juga dianjurkan untuk cukup minum air putih.

Apabila ada peradangan sendi, maka pergerakan pada sendi yang mengalami peradangan harus dikurangi. Apabila kadar asam urat tinggi, dokter spesialis penyakit dalam juga dapat memberikan obat penurun asam urat untuk dikonsumsi secara rutin dan dilakukan evaluasi kadar asam urat berkala untuk memantau pengobatan.

Semoga jawabannya membantu dan kondisi Bapak membaik ya. Terima kasih.

dr Franciscus Ari, SpPD
Spesialis Penyakit Dalam RS Pondok Indah - Bintaro Jaya

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Dokter: Gejala Penyakit Pasca-Lebaran Biasanya Tidak Spesifik"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT