Mengenal COVID-19: Gejala, Komplikasi, Penularan, dan Cara Pencegahannya

ADVERTISEMENT

Mengenal COVID-19: Gejala, Komplikasi, Penularan, dan Cara Pencegahannya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 29 Apr 2022 13:30 WIB
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept
COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7)
Jakarta -

COVID-19 atau virus Corona (coronavirus disease 2019) merupakan infeksi dari virus SARS-CoV-2 atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 yang menyerang sistem pernapasan manusia, seperti paru-paru.

Virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019 dan menyebar ke sejumlah negara, termasuk Indonesia dalam waktu beberapa bulan. Lantaran hal tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyebut wabah COVID-19 sebagai pandemi pada Maret 2020.

Gejala COVID-19

Gejala COVID-19 yang dialami oleh setiap orang umumnya berbeda-beda. Ada yang mengalami gejala ringan, ada juga yang mengalami gejala parah sampai harus di rawat inap.

Bahkan virus yang menyerang sistem pernapasan ini sangat berisiko tinggi bagi mereka yang termasuk kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, pengidap komorbid, dan mereka yang belum divaksin. Berikut gejala COVID-19 yang paling umum hingga serius.

Gejala yang paling umum

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Hilangnya rasa atau bau

Gejala yang kurang umum

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sakit dan nyeri
  • Diare
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki
  • Mata merah atau iritasi.

Gejala serius

  • Kesulitan bernapas atau sesak napas
  • kehilangan bicara atau mobilitas, atau kebingungan
  • Nyeri dada.

Komplikasi COVID-19

Meskipun kebanyakan orang dengan COVID-19 memiliki gejala ringan hingga sedang, namun virus ini dapat menyebabkan komplikasi yang parah dan menyebabkan kematian pada beberapa orang. Adapun komplikasinya sebagai berikut.

  • Pneumonia dan kesulitan bernapas
  • Kegagalan organ di beberapa organ
  • Masalah jantung
  • Kondisi paru-paru parah yang menyebabkan jumlah oksigen yang rendah melalui aliran darah ke organ Anda (sindrom gangguan pernapasan akut)
  • Bekuan darah
  • Cedera ginjal akut
  • Infeksi virus dan bakteri tambahan

Penularan COVID-19

Berikut penularan COVID-19 yang wajib diketahui masyarakat dan perlu diwaspadai.

  • Antarmanusia secara langsung
  • Antarmanusia secara tidak langsung melalui benda atau permukaan yang terkontaminasi virus (meja, gagang pintu, pegangan, dan lainnya)
  • Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang benda yang terkontaminasi oleh virus COVID-19
  • Terinfeksi dari sekresi yang dikeluarkan melalui mulut dan hidung pasien positif COVID-19, seperti air liur, sekresi pernapasan, droplet ( percikan) akibat batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi
  • Kontak erat dengan orang yang positif COVID-19

Juru bicara Satgas COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, pada siaran sehat secara daring, Senin (14/2/2022), pun membeberkan sejumlah kriteria orang yang termasuk dalam kategori kontak erat, yakni:

  • Kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
  • Sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi, seperti bersalaman, berpegangan tangan, pelukan, dan lain sebagainya.
  • Orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.
  • Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat.

Cara Pencegahan COVID-19

  • Batasi kontak erat antara orang yang infeksius dan orang lain. Pastikan jarak fisik setidaknya 1 meter dari orang lain. Gunakan masker di tempat umum.
  • Identifikasi orang terdekat atau keluarga yang terinfeksi agar bisa diisolasi dan dirawat. Selain itu, semua orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 harus dikarantina.
  • Selalu bersihkan tangan dan tutup mulut ketika batuk atau bersin.
  • Hindari tempat ramai, tempat sempit, dan ruang terbatas atau tertutup dengan ventilasi yang buruk.
  • Pastikan ventilasi di dalam ruangan baik, termasuk di rumah dan kantor.
  • Tetap di rumah jika merasa tidak enak badan. Hubungi layanan medis sesegera mungkin untuk mengetahui terinfeksi COVID-19 atau tidak. Apabila dinyatakan positif, petugas kesehatan dapat memberikan perawatan lebih lanjut.
  • Petugas kesehatan harus menggunakan masker medis secara terus-menerus selama menjalani kegiatan rutin di area klinis fasilitas layanan kesehatan.
  • Petugas kesehatan juga harus menggunakan alat pelindung diri dan tindakan kewaspadaan tambahan saat merawat pasien.
  • Selain di rumah, tempat kerja juga harus menerapkan protokol kesehatan.


Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT