Rabu, 04 Mei 2022 16:00 WIB

Awas! 2 Penyakit Ini Paling Sering Muncul Usai Lebaran, Kenali Penangkalnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi Ilustrasi hidangan bersantan di hari Lebaran. Foto: iStock
Jakarta -

Menyantap hidangan bersantan sembari berkumpul dengan keluarga sudah menjadi bagian dari perayaan Idul Fitri. Namun yang tak boleh terlupakan, mengkonsumsi makanan bersantan terlalu banyak bisa memicu risiko penyakit.

Spesialis gizi di Rumah Sakit Pondok Indah, dr Juwalita Surapsari, menyebut dua penyakit yang paling sering muncul pasca momen Lebaran tak lain tekanan darah tinggi alias hipertensi dan diabetes.

"Kalau dilihat-lihat penyakit yang meningkat pasca lebaran itu diabetes dan hipertensi. Penyakit lainnya bisa berupa diare, muntah-muntah, dan masalah pencernaan karena makan terlalu banyak," terangnya saat ditemui detikcom, Rabu (20/04/2022).

Menurutnya, peningkatan penyakit diabetes dan hipertensi pasca Lebaran disebabkan oleh peningkatan asupan kalori. Banyak pasien yang masuk rumah sakit pasca lebaran adalah orang-orang yang sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit diabetes melitus dan hipertensi. Pada sejumlah kasus, pasien tidak menyadari bahwa dirinya sudah lama mengidap diabetes atau hipertensi.

"Kalorinya meningkat di hari-hari tersebut. Kalo ditanya kalori, kita harus lihat kalorinya datang dari mana, ternyata sumbangan kalori terbesar saat makan makanan hari raya adalah asupan lemak," beber dr Juwalita.

Coba Buat Plan Makan

dr Juwalita menyarankan trik pembuatan plan makan untuk mengatasi risiko asupan kalori terlalu banyak. Pasalnya, plan makan bisa membantu seseorang mengontrol asupan makanan di hari Lebaran.

"Coba untuk bikin plan kapan kita akan makan. Contoh kapan harus makan rendang, kapan harus makan opor ayam, Jangan dicampur menjadi satu," jelas dr Juwalita.

Selain itu, dr Juwalita juga menyarankan perbanyak unsur serat pada asupan makanan. Sebab, serat bisa mengontrol kolesterol dan mencegah penyerapan lemak di saluran pencernaan.



Simak Video "Waspada! Dokter Jantung Ungkap Pemicu Stroke di Usia Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)