Kamis, 05 Mei 2022 07:15 WIB

Pesan Dinkes DKI: Vaksin Booster Dulu Sebelum Balik Lagi ke Jakarta

Firdaus Anwar - detikHealth
Euforia mudik Lebaran kembali bergeliat usai pemerintah mencabut larangan mudik. Para pemudik berbondong-bondong kembali ke kampung halaman. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Arus balik mudik mulai meningkat memasuki hari ketiga setelah Lebaran dengan prediksi puncaknya terjadi pada tanggal 6-8 Mei 2022. inas Kesehatan DKI Jakarta berpesan agar warga dapatkan booster vaksin COVID-19 bila belum.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, Indra Setiawan, sebelumnya menyampaikan akan ada layanan kesehatan swab dan vaksinasi ketika kembali memasuki daerah Jakarta. Diberlakukan juga sistem screening yang dimaksudkan untuk mengecek COVID-19 atau penyakit lain pada pemudik yang pulang ke Jakarta.

Oleh karena itu, Indra menyarankan pemudik yang merasa kurang sehat sebaiknya cek kesehatan terlebih dahulu sebelum berangkat kembali pulang.

"Yang pasti kalo memang ada merasakan gejala kurang sehat, ada baiknya sebelum berangkat itu control dulu, itu nomer satu seperti itu. Jangan lupa pisahkan diri, dan jangan lupa vaksin booster. Karena kebijakan pusat kan sebelum mudik vaksin booster," kata Indra beberapa waktu lalu.

"Screening ada. Jadi dukungan kesehetan itu nanti semacam screening, swaber, artinya screening bagi yang dicurigai COVID atau tidak, atau screening terhadap penyakit lainnya, kita siapkan timnya di sini," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau warga agar kembali lebih awal sebelum tanggal 6-8 Mei atau setelahnya untuk menghindari risiko kemacetan. Hal ini disesuaikan dengan kondisi tiap individu terkait kebijakan di tempat kerjanya.

"Saya ingin mengingatkan bahwa pemerintah memprediksi puncak arus balik terjadi pada 6, 7, dan 8 Mei 2022," kata Jokowi secara virtual, Selasa (3/5/22).



Simak Video "Epidemiolog UI Optimistis Mudik Lebaran 2022 Tak Dibatasi, Asal..."
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)