Jumat, 06 Mei 2022 16:01 WIB

5 Fakta Temuan 3 Kasus Hepatitis 'Misterius' di RI

Firdaus Anwar - detikHealth
Anak sakit Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Kementerian Kesehatan mengumumkan 3 pasien anak dengan hepatitis akut yang kemungkinan berhubungan dengan fenomena hepatitis misterius meninggal dunia. Investigasi tengah berlangsung dengan beberapa kasus suspek lainnya terlacak.

Fenomena hepatitis misterius ini jadi sorotan karena penyebab pastinya tidak diketahui dan muncul hampir bersamaan pada anak di dunia. Hepatitis akut biasanya disebabkan oleh infeksi virus hepatitis, namun dokter tidak menemukan jejak virus hepatitis pada kasus tersebut.

Bagaimana dengan kondisi di Indonesia? Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Rujukan dari RS DKI Jakarta

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengumumkan tiga kasus pasien anak yang meninggal dunia karena hepatitis akut ditangani di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ketiganya datang sudah dalam kondisi yang parah, rujukan dari rumah sakit di DKI Jakarta.

"Jadi memang hanya memberikan waktu sedikit untuk rumah sakit melakukan tindakan pertolongan," kata Nadia.

2. Negatif COVID-19

Salah satu dugaan kemunculan kasus hepatitis akut misterius adalah karena paparan terhadap virus penyebab COVID-19. Hal ini masih dalam investigasi, namun untuk tiga kasus suspek awal di Indonesia negatif COVID-19.

"Ketiganya COVID negatif," kata Nadia.

3. Status Vaksinasi

Nadia menjelaskan ketiga anak yang meninggal masing-masing berusia dua tahun, delapan tahun, dan 11 tahun. Anak berusia 2 tahun sudah mendapatkan vaksinasi hepatitis, usia 8 mendapatkan vaksinasi COVID-19 satu kali dan vaksin hepatitis lengkap, dan usia 11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan hepatitis lengkap.

4. Riwayat Penyakit

Ketiga anak yang meninggal tidak memiliki keluarga dengan riwayat penyakit hepatitis. Namun memang ada satu anak yang memiliki penyakit penyerta.

5. Lab FKUI dan RSPI Sulianti Saroso Jadi Rujukan

Pemerintah menunjuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan RSPI Sulianto Saroso sebagai rujukan untuk menangani kasus hepatitis akut misterius.

"Pemerintah sudah menunjuk RS Sulianti Saroso dan Laboratorium FKUI untuk menjadi rujukan untuk pemeriksaan spesiemen hepatitis akut karena ada banyak hal yang perlu diinvestigasi dari baik itu penyabab virusnya itu sendiri, juga mengapa mendadak banyak anak-anak yang terkena bukan hanya di satu negara tapi di banyak negara sekaligus," kata Nadia.



Simak Video "Epidemiolog: Hepatitis Akut Misterius Tidak Bisa Diabaikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)