Jumat, 06 Mei 2022 20:30 WIB

Tubuh Kelelahan Setelah Lebaran? Begini Tips Dokter Balikin Energi Tubuh

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Ratusan pemudik bersiap menaiki kereta api jarak jauh tujuan akhir Surabaya dan Malang di kawasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (27/4). Dilaporkan jumlah penumpang meningkat hingga 95 persen. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Momen lebaran yang dipenuhi dengan kegiatan dan jadwal acara yang padat, tidak jarang membuat kondisi tubuh mengalami kelelahan lebih. Kelelahan setelah lebaran ini jika dianggap sepele akan menimbulkan berbagai gejala yang membuat tubuh tidak nyaman.

dr Junaidi Salas dari Islamic Medical Service menyatakan, kelelahan lebih ini mengakibatkan daya tahan tubuh menurun dan menimbulkan gejala seperti pusing, mual, meriang, dan sebagainya.

"Di mana kalau daya tahan tubuh menurun sangat gampang terinfeksi oleh kuman, bakteri, virus, dan sebagainya. Sehingga akan dapat menimbulkan berbagai macam gejala seperti pusing, terus mual, terus badannya seperti masuk angin, badannya seperti linu-linu, meriang itu yang sering dirasakan," ungkapnya dihubungi detikcom, Jumat (6/5/2022).

Untuk membuat energi tubuh dalam keadaan segar kembali, dr Junaidi menyarankan dengan memperbaiki pola hidup sehat.

"Untuk memulihkan tubuh kita itu pastinya harus memperbaiki pola hidup sehat seperti sebelumnya. Pola hidup sehat ini antara lain tingkatkan daya tahan tubuh, dengan cara istirahat cukup dan pola makan teratur. Tidurnya teratur pikiran juga harus tenang," ujarnya.

Pertama, menurutnya, penting untuk memperbaiki pola tidur dan membuat pikiran dalam kondisi yang tenang.

"Kalau bisa tidur jangan lewat dari jam 10 malam kecuali kita memang dibutuhkan. Pikiran juga harus tenang, tidak perlu panik dengan keadaan saat ini, seperti memikirkan pandemi dan masalah-masalah yang ada, tapi tetap waspada," jelasnya.

Kedua, usahakan untuk menjaga pola makan agar tidak telat. Perhatikan juga makanan yang dimakan agar tidak membahayakan pencernaan.

"Usahakan makan juga jangan telat. Ini yang saya anjurkan, sebelum jam 7 pagi, sebelum jam 1 siang, sama sebelum jam 7 malam. Coba pilih makanan-makanan yang baik buat tubuh dan aman buat lambung. Yang bertentangan dengan lambung hindari, contohnya makanan yang terlalu pedas, asam-asaem, makanan bersantan," sambungnya.

Terakhir, menurut dr Junaidi, penting untuk melakukan olahraga ringan dengan batas maksimal 1 jam atau 15-30 menit bagi lansia dan yang memiliki penyakit bawaan. Jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin tambahan, baik yang disarankan dokter atau herbal.

"Olahraga tidak perlu yang berat, yang ringan saja dengan batas maksimal 1 jam. Tapi jika lansia atau punya penyakit bawaan, 15-30 menit saja cukup," jelasnya.

"Mengkonsumsi nutrisi multivitamin tambahan, apapun itu, misalnya madu atau vitamin yang didapat dari dokter, atau yang secara herbal silahkan dikonsumsi," pungkasnya.



Simak Video "Catat! Syarat Perjalanan Periode Ramadan-Mudik Lebaran 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/fds)