Sabtu, 07 Mei 2022 08:45 WIB

Dokter Ungkap Usia yang Rentan Terinfeksi Hepatitis 'Misterius'

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengumumkan tiga kasus anak meninggal dunia akibat terinfeksi hepatitis akut misterius. Kasus hepatitis ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Guru Besar Kesehatan Anak bidang Gastrohepatologi Hanifah Oswari mengatakan kasus hepatitis ini cenderung menyerang kelompok usia anak-anak.

"Sudah diteliti bahwa kasus [penyakit hepatitis akut misterius pada pasien] tertua itu 16 tahun, enggak ada yang lebih. Ternyata kebanyakan [pasien] itu di bawah 10 tahun," kata Hanifah dalam konferensi pers bersama Kemenkes, Kamis (5/5/2022) lalu.

Lebih lanjut Prof Hanifah menyampaikan bahwa sampai saat ini juga belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit hepatitis akut dengan virus COVID-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan).

Di Indonesia, tiga pasien yang meninggal berusia 2, 8, dan 11 tahun. Kemenkes menyebut ketiga pasien yang meninggal negatif COVID-19.

Sejauh ini, WHO melaporkan terdapat 228 kasus hepatitis akut misterius dilaporkan di sejumlah negara termasuk Inggris, Spanyol, Irlandia Utara, Amerika Serikat, dan Asia.

(kna/kna)