Sabtu, 07 Mei 2022 19:31 WIB

Libur Sekolah Diperpanjang, Terkait Ancaman Hepatitis Misterius?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Evaluasi PTM didesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran kasus COVID-19 varian Omicron terus meningkat. Foto: A.Prasetia/detikcom
Jakarta -

Libur sekolah diperpanjang selain untuk mengantisipasi macet juga bertepatan dengan gaduh soal hepatitis misterius. Meski demikian, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) belum ada rekomendasi apapun terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hepatitis misterius bikin geger dunia lantaran merebak di sejumlah negara tanpa diketahui penyebabnya. Menyusul hal itu, Kementerian Kesehatan RI pada Minggu (1/5/2022) melaporkan tiga kasus kematian anak diduga akibat hepatitis akut. Lantas, akankah aktivitas belajar-mengajar dilakukan dari rumah demi mencegah risiko penyebaran hepatitis?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut hingga kini tak ada kebijakan untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberhentikan sebagai tanggapan atas temuan kasus hepatitis misterius.

Namun jika penyakit tersebut terus meluas, tak tertutup kemungkinan PTM mesti ditunda. Ditegaskan, hingga kini penyakit tersebut masih diinvestigasi mengingat penyebab penyebarannya pun belum terkuak.

"Sampai saat ini belum ada keputusan IDAI untuk menerapkan PTM, tidak tahu dalam perkembangan lebih lanjut karena kita masih investigasi apakah benar-benar sudah masuk Indonesia atau kasus-kasus sporadis. Kita belum memutuskan itu," ujar Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI dr Muzal Kadim, SpA(K) dalam diskusi daring, Sabtu (7/5).

"(Kasus hepatitis misterius meningkat) bisa saja, berpotensi untuk meningkat kasusnya. Ini masih dalam perkembangan terus-menerus. Kita bisa saja kebijakan berubah seiring waktu. Misal PTM kemungkinan tapi itu melihat situasi ke depan sesuai perkembangan," pungkasnya.



Simak Video "Simak! Imbauan IDAI soal Munculnya Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)