Senin, 09 Mei 2022 12:39 WIB

Penyakit Mulut dan Kuku Mewabah di Jatim, Seperti Ini Ciri-cirinya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
peternakan sapi lamongan Foto: Eko Sudjarwo
Jakarta -

Seribuan hewan ternak di Jawa Timur diserang penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyakit ini disebut menyebar lewat lendir dan angin, menyerang sapi, kerbau, kambing, domba, kuda, dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 persen.

Hewan ternak yang terjangkit PMK memiliki tanda klinis seperti demam tinggi, mulai 39 hingga 40 derajat celsius, keluar lendir berlebihan dari mulut hewan, dan berbusa.

Selain itu, terdapat luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, luka pada kaku dan diakhiri lepasnya kuku, kaki pincang, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun drastis, hingga kurus.

Saat ini, penyakit tersebut telah ditemukan di empat kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Penyakit menular ini menyerang sekitar 1.600 ekor ternak sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Salah satu peternak di Lamongan, H Supar menceritakan penyakit yang menyerang salah satu sapi yang dibelinya di pasar. Akhirnya, penyakit itu menular ke 53 sapi miliknya yang lain hingga menunjukkan gejala khusus.

"Gejala awalnya seperti pincang, terus seperti keluar lendir berlebihan dari mulut disertai busa, terdapat pula luka-luka menyerupai sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak makan, luka pada kaki dan disusul kuku mengelupas," jelas Supar mengungkap gejala awal yang dialami hewan ternaknya, dikutip dari detikJatim.

TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI



Simak Video "Ini Tata Cara Vaksinasi PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)