Senin, 09 Mei 2022 15:17 WIB

Menkes Pastikan Penyakit Mulut dan Kuku Tak Bahaya bagi Manusia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut penyakit mulut dan kuku yang baru-baru ini mewabah di Jawa Timur tidak berbahaya bagi manusia. Bukan seperti COVID-19 yang awal penularannya terjadi dari hewan seperti kelelawar ke manusia.

"Penyakit mulut dan kuku domainnya ada di hewan jadi hampir tidak ada yang loncat ke manusia," beber Budi dalam konferensi pers Senin (9/5/2022).

"Khusus untuk virus mulut dan kuku virus ini adanya di hewan yang berkuku dua jadi sangat jarang yang melompat ke manusia, jadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya," lanjut Budi.

Hingga saat ini belum ada laporan kasus penyakit mulut dan kuku menular ke manusia. Penyakit ini berbeda dengan penyakit kaki, mulut, tangan, yang umumnya menyerang anak-anak. Wabah yang ditemukan di Jawa Timur lebih banyak diwaspadai penularannya pada kesehatan hewan.

"Di Indonesia ada penyakit kaki mulut dan tangan, tapi ini berbeda dengan penyakit hewan dan kuku yang ada di hewan," sambung Budi.

Karenanya, Budi mengimbau masyarakat tidak perlu panik meski penyakit ini tengah mewabah di lebih dari satu wilayah di Jatim, menular ke seribuan hewan termasuk sapi.



Simak Video "Wabah Penyakit Mulut dan Kuku di Jawa Timur Disebut Tak Bahaya bagi Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)