ADVERTISEMENT

Rabu, 11 Mei 2022 19:00 WIB

Mengenal Jerawat: Penyebab, Tipe, Hingga Cara Mencegahnya

Rosiana Muliandari - detikHealth
3 Alasan Minum Kopi Picu Jerawat dan Cara Menghindarinya Jerawat (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak berlebih dan sel kulit mati. Jerawat paling umum terjadi di kalangan remaja, tapi tetap dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia.

Tidak hanya di wajah, jerawat juga dapat muncul di beberapa tempat di tubuh yang memiliki kelenjar minyak yang banyak, seperti di leher, dada, bahu, dan punggung.

Penyebab Jerawat

Kulit manusia memiliki pori-pori yang menghubungkan kelenjar minyak di bawah kulit. Folikel menghubungkan kelenjar ke pori-pori. Folikel adalah kantung kecil yang menghasilkan dan mengeluarkan cairan.

Mengutip Medical News Today, kelenjar tersebut menghasilkan cairan berminyak yang disebut sebum. Sebum membawa sel-sel kulit mati melalui folikel ke permukaan kulit. Jerawat tumbuh ketika folikel ini tersumbat dan minyak menumpuk di bawah kulit.

Selain itu, bakteri propionibacterium acnes (P. acnes) yang hidup di kulit dan juga berkontribusi terhadap infeksi jerawat. Beberapa faktor penyebab jerawat lainnya adalah faktor hormonal, perubahan hormon, kosmetik yang berminyak, stres, dan menstruasi.

Tipe Jerawat

Jerawat tumbuh dari peradangan komedo atau penyumbatan pori-pori. Peradangan tersebut disebabkan karena infeksi bakteri. Mengutip dari Verywell Health, pada umumnya, terdapat empat tipe jerawat yaitu:

  • Papula: tipe jerawat ini terlihat seperti benjolan kecil berwarna merah yang muncul di permukaan kulit. Biasanya, jerawat ini disertai rasa nyeri.
  • Pustula: jerawat ini juga terlihat seperti benjolan berwarna merah, tapi, ada disertai nanah berwarna putih atau kuning di atasnya.
  • Nodul: tipe ini merupakan jenis jerawat yang serius. Umumnya, nodul muncul seperti benjolan keras yang sakit yang tumbuh di bawah kulit. Berbeda dengan papula dan pustula, nodul muncul lebih dalam di dalam kulit.
  • Kista: kista merupakan tipe jerawat yang paling parah. Kista terasa seperti benjolan lembut berisi cairan di bawah kulit.

Gejala Jerawat

Selain munculnya tipe-tipe jerawat di atas, beberapa gejala jerawat lainnya adalah perubahan warna kulit seperti munculnya titik gelap (hiperpigmentasi) atau kemerahan, pembengkakan, peradangan, dan rasa sakit atau nyeri saat disentuh, bahkan, tidak disentuh.

Faktor Risiko

Selain folikel yang tersumbat, mengutip dari Healthline, beberapa faktor risiko jerawat adalah:

  • Perubahan hormonal yang disebabkan oleh kehamilan atau pubertas
  • Merokok
  • Kebiasaan tidur yang buruk
  • Stres
  • Produk kecantikan yang mengandung minyak yang tinggi
  • Obat-obatan tertentu
  • Riwayat jerawat di keluarga

Pengobatan Jerawat

Jika kondisi jerawat adalah jerawat ringan, pengobatannya dapat dilakukan menggunakan krim, pembersih wajah, dan obat jerawat yang mengandung salicylic acid dan benzoyl peroxide.

Namun, jika jerawat makin parah meski sudah menggunakan produk tersebut, disarankan untuk mencari bantuan profesional dermatolog. Nantinya, mereka akan merekomendasikan benzoil peroksida yang lebih kuat, antibiotik, atau retinoid.

Untuk jerawat parah, dokter kulit dapat merekomendasikan perawatan yang menggabungkan satu atau lebih antibiotik oral, benzoil peroksida, antibiotik topikal, atau retinoid topikal.

Pencegahan Jerawat

Beberapa cara untuk mencegah jerawat dan merawat wajah yang rawan jerawat adalah:

  • Mencuci wajah, tidak lebih dari dua kali sehari, dengan air hangat dan pembersih wajah khusus jerawat
  • Jangan menggosok kulit secara kasar dan memencet jerawat hingga pecah
  • Cuci tangan sebelum menggunakan krim, losion, atau kosmetik
  • Pilih kosmetik untuk kulit sensitif dan hindari produk berbahan dasar minyak. Hapus kosmetik sebelum tidur.
  • Gunakan alat cukur listrik atau pisau cukur yang aman saat mencukur. Lembutkan kulit dan janggut dengan air sabun hangat sebelum mengoleskan krim cukur.


Simak Video "Solusi Mengatasi Jerawat Membandel Akibat Penggunaan Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT