Menikah dengan Sepupu Dekat Punya Risiko Kesehatan, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Menikah dengan Sepupu Dekat Punya Risiko Kesehatan, Ini Alasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 12 Mei 2022 06:00 WIB
Cropped shot of an unrecognizable newlywed couple doing a pinky swear gesture on their wedding day
Ilustrasi menikah (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Anomali kromosom, genetik dan kongenital dapat mempengaruhi keluarga mana pun dengan latar belakang apapun. Namun risiko kesehatan akan bisa timbul ketika menikahi sepupu dekat.

Mengapa demikian?

Dikutip dari Popular Science, sepupu pertama berbagi 12,5 persen DNA mereka. Oleh karena itu, setiap anak yang dihasilkan dari perkawinan sepupu pertama akan memiliki bagian yang cukup besar dari gen yang tampak serupa. Dan itu bisa menimbulkan masalah.

Jika ibu memiliki sedikit masalah pada genetik, kemungkinan besar anak tidak akan mendapatkannya jika tak ada masalah dari sisi ayah. Jika ayah memiliki genetik untuk penyakit tertentu, gen dari ibu yang sangat berbeda bisa memberikan perlindungan.

Tetapi, jika ibu dan ayah memiliki gen yang similar, kedua versi tersebut akan saling tumpang tindih. Diperkirakan 4 hingga 7 persen anak yang lahir dari pernikahan sepupu pertama memiliki cacat lahir, dibandingkan 3 persen untuk anak yang lahir dari pernikahan kerabat jauh.

Masalah sebenarnya akan muncul jika generasi anak-anak berikutnya juga menikahi sepupu pertama mereka. Keturunan mereka akan memiliki lebih banyak kesamaan DNA-dan kemungkinan yang lebih besar untuk cacat lahir.

Pada akhirnya, menikahi sepupu pertama Anda membawa beberapa risiko. Tetapi kemungkinan keturunan yang sehat meningkat secara dramatis dengan setiap jarak hubungan baru.

Sepupu kedua hanya berbagi 6,25 persen gen mereka dan sepupu ketiga berbagi lebih dari 3 persen. Sepupu ketujuh, tidak memiliki hubungan genetik yang berarti sama sekali.



Simak Video "Terlanjur Terikat Asmara Antar Saudara, Dokter: "Saling Jujur Situasinya""
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT