Jumat, 13 Mei 2022 15:21 WIB

Anak Sudah Vaksin, Masih Bisa Kena Hepatitis Misterius? Ini Kata Pakar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaccine, Vaccination Hepatitis B virus for child baby. Doctors vaccinate the thighs of children Vaksin hepatitis. ( Foto: Getty Images/iStockphoto/comzeal)
Jakarta -

Sejumlah anak di Indonesia dilaporkan terjangkit hepatitis akut misterius yang belum diketahui penyebabnya. Saat ini ada 18 kasus yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan.

Menjadi banyak pertanyaan, apakah jika anak sudah vaksinasi, masih bisa terinfeksi penyakit ini?

"Untuk vaksinasi, vaksinasi hepatitis yang ada ini memang ditujukan untik hepatitis yang sudah ada yaitu A, B, dan C tadi," beber Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers bersama Kemenkes, Jumat (13/5/2022).

"Sedangkan untuk yang saat ini kan kita belum tahu apa sehingga perlu penelitian lanjut untuk menemukan vaksin yang pas untuk hepatitis akut yang belum diketahui ini," lanjutnya.

Syahrir menambahkan para ahli masih memastikan keterkaitan vaksinasi dengan hepatitis akut. Belum diketahui juga apakah pemberian vaksin hepatitis bisa mencegah penyakit tersebut.

Sejauh ini, gejala paling banyak dilaporkan terkait hepatitis akut adalah demam. Kemudian nyeri otot-otot dan sendi, kemudian kuning di mata, termasuk kulit gatal-gatal.

Berikut sederet gejala hepatitis misterius beserta frekuensinya menurut paparan dr Syahril:

  • Demam: 72 persen
  • Mual: 55,5 persen
  • Muntah: 50 persen
  • Hilang nafsu makan: 50 persen
  • Diare akut: 44,4 persen
  • Malaise/Lethargy: 44,4 persen
  • Nyeri bagian perut: 38,9 persen
  • Arthalgia/Myalgia: 27,8 persen
  • Sklera: 22,2 persen
  • Gatal: 11,1 persen
  • Urin seperti teh: 5,6 persen
  • Perubahan warna feses: 5,6 persen
  • Sesak napas: 0 persen


Simak Video "Dua Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)