Jumat, 13 Mei 2022 16:45 WIB

Radang Usus Buntu: Gejala, Komplikasi, dan Pengobatannya

Rosiana Muliandari - detikHealth
ilustrasi usus Ilustrasi usus buntu. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Radang usus buntu merupakan sebuah peradangan pada usus buntu yang dapat disebabkan oleh terjadinya penyumbatan. Usus buntu sendiri berbentuk seperti kantong kecil yang menempel pada usus di bagian perut kanan bawah.

Ini adalah keadaan darurat medis yang hampir selalu membutuhkan pembedahan sesegera mungkin. Kondisi ini sering dialami dari rentang usia 10 hingga 30 tahun.

Penyebab Radang Usus Buntu

Utamanya, radang usus buntu disebabkan oleh penyumbatan di usus buntu. Saat ini terjadi bakteri dapat berkembang biak di dalamnya.

Infeksi bakteri tersebut dapat menyebabkan pembentukan nanah dan pembengkakan yang dapat menyebabkan tekanan yang menyakitkan di perut. Radang usus buntu juga dapat menyumbat aliran darah.

Mengutip Healthline, penyumbatan tersebut dapat disebabkan oleh penumpukan tinja yang mengeras, folikel limfoid membesar, cacing usus, cedera di bagian perut, hingga tumor.

Gejala Radang Usus Buntu

Gejala utama dari radang usus buntu adalah munculnya rasa sakit di perut bagian kanan bawah, dimana usus buntu berada. Mengutip Cleveland Clinic, beberapa gejala lainnya adalah:

  • Sakit perut atau nyeri tekan yang lebih sakit saat batuk, bersin, menarik napas atau bergerak
  • Perut bengkak
  • Sembelit atau diare
  • Ketidakmampuan saat mengeluarkan gas atau kentut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Demam ringan (di bawah 37,7 derajat celcius)
  • Mual dan muntah

Komplikasi Radang Usus Buntu

Jika tidak segera diobati, usus buntu yang sakit tersebut dapat pecah. Usus buntu yang pecah dapat menyebabkan infeksi yang dapat menyebabkan penyakit serius dan bahkan kematian. Beberapa komplikasi tersebut meliputi:

  • Abses atau kantong nanah yang menular
  • Infeksi bagian perut atau abdomen
  • Sepsis

Pengobatan Radang Usus Buntu

Radang usus buntu merupakan suatu kondisi yang, umumnya, membutuhkan bantuan profesional yaitu dengan operasi usus buntu. Mengutip Mayo Clinic, beberapa cara yang dapat membantu usus buntu sembuh adalah:

  • Hindari aktivitas yang berat
  • Menaruh bantal di atas perut dan berikan tekanan sebelum batuk, tertawa, atau bergerak untuk mengurangi rasa sakit
  • Tidur saat rasa ngantuk menyerang
  • Hubungi dokter jika obat-obatan yang diberikan tidak membantu

Pencegahan Radang Usus Buntu

Tidak ada cara pasti untuk mencegah radang usus buntu. Meski begitu, risiko munculnya radang usus buntu dapat diturunkan dengan mengonsumsi makanan kaya serat.

Makanan yang mengandung serat tinggi antara lain adalah buah-buahan, sayuran, berbagai jenis kacang polong, oatmeal, beras merah, gandum utuh, dan biji-bijian utuh lainnya.



Simak Video "Terlanjur Terikat Asmara Antar Saudara, Dokter: "Saling Jujur Situasinya""
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)