Sabtu, 14 Mei 2022 10:08 WIB

Risiko Penyakit Ini Bisa Meningkat pada Anak Hasil Pernikahan dengan Sepupu

Firdaus Anwar - detikHealth
Jakarta -

Usai momen silaturahmi Lebaran, sebagian orang mungkin tertarik dengan lawan jenis yang masih memiliki hubungan saudara. Tercermin dari tren pencarian 'menikah dengan sepupu' di mesin pencari Google.

Menanggapi hal tersebut, spesialis penyakit dalam dari Junior Doctor Network Indonesia dr Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD-KPsi, menjelaskan memang tidak ada larangan menikahi sepupu. Hanya saja dari sisi kesehatan ada risiko yang harus diketahui pada calon anak kelak.

Pernikahan antara pasangan yang memiliki hubungan saudara akan meningkatkan risiko penyakit tertentu. Ini berkaitan dengan genetik yang diturunkan dari keluarga.

Satu penyakit yang jadi sorotan contohnya adalah kelainan darah hemofilia. Penyakit ini dapat diidap oleh anak dari kedua orang tuanya dan tidak bisa disembuhkan.

"Ada beberapa orang yang kalau kita lihat riwayat perdarahan, kalau dia berdarah, itu sulit berhenti. Kalau normal kan darah itu berhenti 1-2 menit, ada beberapa orang dengan hemofilia perdarahan enggak berhenti-henti," ungkap pria yang akrab disapa dr Koko ini dalam program e-Life dan ditulis, Sabtu (14/5/2022).

"Kalau ada riwayat seperti ini terjadi, maka dalam satu keluarga itu sebaiknya tidak melakukan pernikahan dekat. Karena risikonya nanti di anak mengalami hemofilia menjadi lebih besar," lanjutnya.

Penyakit lainnya yang juga berisiko meningkat pada calon anak hasil pernikahan antarsepupu adalah diabetes, hipertensi, hingga kelainan jantung.

Hanya saja dr Koko mengingatkan bahwa risiko untuk sebagian penyakit tersebut mungkin juga akan lebih dipengaruhi oleh faktor gaya hidup.

"Tapi kalau diabetes itu kita ada obatnya yang tidak terlalu sulit ditemukan, hipertensi kita juga punya obatnya. Yang memang agak repot itu kalau terjadi hemofilia," pungkas dr Koko.

(fds/fds)
dMentor
×
Investasi Saham VS Aset Kripto
Investasi Saham VS Aset Kripto Selengkapnya