Minggu, 15 Mei 2022 21:33 WIB

RI Bakal Punya Fasilitas Anti Aging ala Korsel, Bisa untuk Apa Saja?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Medical researcher holding test tube with blue fluorescent liquid Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Indonesia bakal bekerja sama dengan Korea Selatan dalam produksi vaksin berteknologi mRNA hingga transfer teknologi anti aging. Menurut Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia, rumah sakit ternama yakni Cha Hospital Korsel diwacanakan membangun fasilitasnya di Bali, Indonesia.

"Farmasi kita akan kerja sama dengan Cha Hospital di rumah sakit, itu di Korea sangat terkenal dengan antiaging dan wellness tapi jangan diartikan hanya untuk kecantikan saja," beber dr Rizka dalam agenda ASEAN Health Ministers Meeting 2022, Minggu (15/5/2022).

"Tapi healthy and life expectancy, memperpanjang angka harapan hidup ya, nah ini nanti kami dari Kemenkes RI besok akan ke sana untuk menindaklanjuti hal tersebut mudah-mudahan akan segera direalisasikan," sambungnya.

Transfer teknologi dari RS terkait, diarahkan ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. RSUP Sanglah disebut bisa menjadi center terealisasinya kemandirian Indonesia khususnya dalam pelayanan kesehatan terbaru.

Pemerintah disebutnya tengah memastikan kesiapan terkait kapan transfer teknologi bisa segera dilakukan. Meski belum merinci pasti waktunya, Rizka memperkirakan prosesnya berjalan selama dua tahun.

"Kita inginnya memberikan timeline yang real, dalam dua tahun mereka harus sudah bisa diproduksi di Indonesia," tutur dia.

Sementara harga layanan kesehatan yang nantinya bekerja sama dengan teknologi Korea Selatan dipastikan terjangkau masyarakat.

"Harga juga sudah pasti dapat memenuhi kebutuhan Indonesia," pungkas dia.



Simak Video "Tawaran Vaksin Covid-19 dari Korsel Masih Dicuekin Korut"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)