Apa Itu Flu Tomat? Penyakit yang Serang Puluhan Balita di India

ADVERTISEMENT

Apa Itu Flu Tomat? Penyakit yang Serang Puluhan Balita di India

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 17 Mei 2022 15:18 WIB
This sweet little girl shows the viewer the correct way to sneeze or cough by using the inside of her elbow and not her hands.
Ilustrasi bersin akibat flu tomat (Foto: iStock)
Jakarta -

Puluhan anak di India mengalami penyakit mirip flu disertai ruam dan iritasi kulit. Para ahli menyebut kondisi ini sebagai flu tomat atau tomat fever.

Berdasarkan laporan Times of India, sekitar 80 anak di Kollam, India, mengalami gejala tersebut. Juga, penyakit ini lebih rentan dialami oleh anak usia di bawah lima tahun.

"Tiga tim yang terdiri dari inspektur pendapatan, inspektur kesehatan, dan polisi telah dikerahkan secara bergiliran. Mereka akan mencatat jika seseorang mengalami demam dan ruam." dr P Aruna, wakil direktur layanan kesehatan, Coimbatore, dikutip dari Indian Express, Selasa (17/5/2022).

Apa itu flu tomat?

Flu tomat memicu anak-anak mengalami demam yang tidak terdiagnosa. Sampai saat ini masih belum jelas apakah mereka demam karena virus, bakteri, atau demam berdarah. Namun gejala umum yang dilaporkan antara lain ruam, iritasi kulit, dan dehidrasi.

Kondisi tersebut menyebabkan lecet dan luka pada beberapa bagian tubuh. Bentuk luka umumnya berupa lepuhan berwarna merah. Hal ini-lah yang membuat kondisi tersebut disebut sebagai flu tomat.

Gejala flu tomat

Selain iritasi kulit dan ruam, berikut gejala flu tomat yang perlu diketahui.

  • Lepuh merah seperti tomat
  • Ruam
  • Demam tinggi
  • Pembengkakan pada persendian
  • Sakit badan
  • Dehidrasi
  • Kelesuan
  • Perawatan flu tomat

Sama seperti penyakit flu lainnya, tomat fever atau flu tomat bisa menular. Itu mengapa penting menerapkan isolasi mandiri untuk mencegah penularan ke orang lain.

"Jika seseorang terinfeksi flu ini, mereka perlu diisolasi karena ini dapat menyebar dengan cepat dari satu orang ke orang lain," dr Aruna.

dr Aruna juga mengungkapkan bahwa flu tomat umumnya bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan khusus.

"Flu ini sembuh sendiri dan tidak ada obat khusus untuk ini," kata dr Aruna.

Cara pencegahan flu tomat

  • Menjaga kebersihan, seperti peralatan, pakaian, hingga lingkungan untuk mencegah penyebaran flu tomat
  • Hindari menggaruk lepuh yang disebabkan oleh flu tomat
  • Istirahat yang tepat dan cukup
  • Konsumsi asupan cairan untuk membantu melawan dehidrasi
  • Jangan lupa untuk memberitahu dokter terkait gejala yang dirasakan


Simak Video "Hailey Bieber Ungkap Idap Kista Ovarium Sebesar Buah Apel"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT