Selasa, 17 Mei 2022 21:15 WIB

Sering Makan Micin? Waspada, Ini Dampak Sebenarnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Hipertensi Foto: shutterstock
Jakarta -

Generasi masa muda kini dimanjakan dengan berbagai macam camilan yang mengandung micin dan penuh asupan garam berlebih. Bahkan, terkadang camilan tersebut bikin nagih dan ingin terus-terusan dikonsumsi setiap hari. Tak ayal jika generasi itu kerap disebut "generasi micin".

Sayangnya, di balik rasa candu micin dan gurih tersebut terdapat bahaya yang mengintai. Pasalnya, asupan garam yang berlebih dapat memicu risiko hipertensi.

"Karena yang asin-asin dan gurih itu garamnya pasti tinggi padahal garam yang diperkenankan oleh WHO hanya lima gram per hari, kira-kira satu sendok teh, satu hari. Bukan satu kali," tutur Prof dr Rully MA Roesli, SpPD-KGH, PHD, dalam webinar virtual, Selasa (17/5/2022).

Mungkin banyak yang merasa makan micin setiap hari tidak memicu apapun. Namun, Prof Rully menegaskan efek sampingnya baru terlihat ketika sudah berusia 60-50 tahun. Itu sebabnya penting mengurangi konsumsi garam untuk mencegah hipertensi.

"Kalau kita kan garam, semua garam, itu cenderung terkena hipertensi lebih sering. Bukan sekarang, nanti kalau sudah umur 60-50 tahun. Jadi, kalau mau menghindari hipertensi pada umur itu, dari sekarang kurangi garam," lanjutnya.

Sebagai informasi, tekanan darah tinggi atau disebut hipertensi merupakan kondisi umum saat tekanan darah terhadap dinding arteri cukup tinggi dan bisa memicu masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular atau jantung.



Simak Video "Waspada! Dokter Jantung Ungkap Pemicu Stroke di Usia Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)