Rabu, 18 Mei 2022 09:30 WIB

RI 'Bye-bye' Masker, Eks Bos WHO Sarankan Testing Diperbanyak

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Presiden Joko Widodo melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka. Aturan itu diterapkan karena kasus COVID-19 di Indonesia dinilai semakin membaik Warga tak pakai masker di ruang terbuka. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Susul negara lain, warga Indonesia akhirnya sudah bisa lepas masker. Lepas masker baru bisa dilakukan di area terbuka (outdoor) yang tidak padat orang.

Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menilai langkah pelonggaran protokol kesehatan yang dilakukan Indonesia relatif aman. Namun, ia mengingatkan agar pengawasan di lapangan terus dilakukan.

"Dengan meningkatkan jumlah tes sehingga kalau ada kenaikan kasus maka kebijakan dapat dievaluasi," beber dia dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Rabu (18/5/2022).

Surveilans genomik menurutnya juga perlu dimasifkan. Terlebih baru-baru ini Singapura sudah menemukan subvarian baru Omicron seperti BA.4 dan BA.5.

"Keduanya bahkan sudah terdeteksi di Singapura," kata dia.

Lebih baik lagi jika Indonesia disebutnya menyiapkan layanan tes COVID-19 gratis yang dengan mudah bisa diakses semu masyarakat.

"Di banyak tempat (AS) tersedia tenda-tenda untuk orang dapat melakukan PCR secara gratis. Artinya jumlah test dapat tetap terjaga tinggi, sesuatu hal yang baik kalau kita lakukan di Indonesia," pungkas dia.



Simak Video "Jenis Masker yang Sangat Efektif Menurut Profesor Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)