Kamis, 19 Mei 2022 05:00 WIB

Round Up

Fakta Terbaru 14 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius di Indonesia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Juru bicara Kementerian Kesehatan RI dan Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril Juru bicara Kementerian Kesehatan RI dan Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril (Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI memperbaharui data kasus dugaan hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya alias misterius. Dugaan kasus berkurang menjadi 14, dengan rincian 1 probable dan 13 klasifikasi pending.

"Ada pengurangan kasus di probable ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, bakteri sepsis bakteri sehingga dia dikeluarkan," kata juru bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril, SpP, MPH di Gedung Kemenkes, Rabu (18/5/2022).

"Yang tadinya 2 probable (DKI dengan Jawa Timur) kini menjadi satu, kemudian ada pengurangan satu dari sebelumnya pending menjadi discarded," jelasnya.

Sebelumnya, Kemenkes mencatat sebanyak 27 pasien mengalami gejala hepatitis akut berat. Pada 1 Mei, sebanyak 13 kasus dikeluarkan atau 'discarded' karena tidak masuk kriteria.

Sebanyak 13 kasus klasifikasi pending tersebar dengan rincian sebagai berikut:

  • 1 Kasus di Sumatera Utara
  • 1 Kasus di Sumatera Barat
  • 7 Kasus di DKI Jakarta
  • 1 Kasus di Jambi
  • 3 Kasus di Jawa Timur

Dari data tersebut, sebaran berdasarkan kelompok usia adalah sebagai berikut:

  • 7 Kasus di bawah 5 tahun
  • 2 Kasus usia 6-10 tahun
  • 5 Kasus usia 11-16 tahun

Berdasarkan status perawatan, berikut rinciannya:

  • 6 Kasus meninggal dunia
  • 4 Kasus dirawat
  • 4 Kasus dipulangkan

Berdasarkan usia, berikut rincian 6 kasus meninggal dunia:

  • Usia 2 bulan
  • Usia 8 bulan
  • Usia 9 bulan
  • Usia 14 bulan
  • Usia 1 tahun
  • Usia 8 tahun

Menurut dr Syahril yang juga Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, gejala yang paling banyak dikeluhkan adalah demam yakni 78,6 persen dan hilang nafsu makan sebanyak 78,6 persen.

"Kalau ada keluhan di perut, mual-mual, muntah, atau diare, ini gejala awal. Jangan sampai berat. Berat lagi masuk dia jadi kuning matanya, seluruh tubuhnya, bahkan urine atau kencingnya itu warna seperti teh itu gejala lebih lanjut lagi," pesannya.

NEXT: Kriteria terbaru hepatitis akut 'misterius' yang tidak diketahui etiologinya.

Simak juga video 'Dinkes DKI Temukan 24 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Misterius':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2