Kamis, 19 Mei 2022 18:30 WIB

Bisa Menular ke Manusia, Ini Asal-Usul Nama Virus Hendra

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Ilustrasi virus hendra Virus Hendra (Foto: Getty Images/iStockphoto/jarun011)
Jakarta -

Virus Hendra belakangan tengah disorot publik lantaran disebut sebagai ancaman baru. Penemuan ini dilakukan oleh ilmuwan dari Griffith University Australia yang menyebut varian dari virus tersebut bisa menular ke kuda dan manusia.

"Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia," kata pemimpin penelitian dr Alison Peel dari Pusat Kesehatan dan Keamanan Pangan, dikutip situs resmi Griffith University, Kamis (19/5/2022).

Meskipun demikian, banyak yang salah sangka terkait asal usul dari nama virus Hendra. Tidak sedikit yang mengira nama virus ini diambil dari nama orang.

"Saya sangat kecewa dengan nama saya sendiri, bisa-bisa jadi nama virus," tulis seorang netizen dengan akun Facebook Hendra Wiranata, mengomentari unggahan terkait virus Hendra.

Komentar senada juga diucapkan dari akun-akun lain lantaran memiliki nama yang sama. Sebagian mengaku khawatir jika ke depannya akan muncul berbagai virus dengan nama-nama populer, seperti Hendri dan Herman. Duh, daripada salah sangka, simak dulu deh asal-usul nama virus Hendra berikut ini.

Asal-usul nama virus Hendra

Dikutip dari laman resmi Center of Disease Control and Prevention (CDC), virus Hendra atau HeV merupakan keluarga virus Paramyxoviridae dari genus Henipavirus dan masih berkerabat dengan virus Nipah.

Virus Hendra pertama kali diisolasi pada 1994 dari spesimen yang diambil saat terjadi outbreak atau wabah penyakit pernapasan dan saraf pada kuda dan manusia. Wabah tersebut terjadi di Hendra, sebuah wilayah di Brisbane, Australia.

Nah, dari nama wilayah terjadinya wabah itulah nama virus Hendra diambil.

Sejak saat itu, flying fox atau kelelawar dari genus Pteropus diidentifikasi sebagai inang alami virus Hendra. Hingga 2013, infeksi virus Hendra pada manusia dikategorikan langka, hanya 7 kasus yang dilaporkan.

Virus Hendra bisa menular melalui udara?

Cara penularan virus Hendra umumnya dapat terjadi apabila seseorang melakukan kontak erat langsung pada kuda yang terinfeksi, seperti:

  • Terinfeksi setelah terkena paparan cairan atau darah tubuh kuda yang terinfeksi
  • Melakukan otopsi kuda tanpa mengenakan peralatan pelindung yang sesuai
  • Terkena droplet atau sekresi pernapasan

Sampai saat ini tidak ada bukti penularan virus Hendra dari manusia ke manusia maupun melalui udara.

"Tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia," tulis keterangan Queensland Health, dikutip Kamis (19/5).

"Atau terbang di udara," lanjut keterangan.

Jadi guys, nama virus Hendra bukan diambil dari nama orang ya. Melainkan diambil dari sebuah wilayah bernama Hendra di Brisbane, Australia.



Simak Video "Pusat Veteriner Farma Surabaya Tengah Kembangkan Vaksin PMK "
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)